Perguruan Tinggi Dinilai Miliki Peran Penting pada Program Hilirisasi untuk Ketahanan Nasional
Alasan Indonesia harus melakukan hilirisasi adalah karena pertama, akan melahirkan nilai tambah.
Ketiga, menciptakan lapangan kerja dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Proses hilirisasi memerlukan tenaga kerja dengan berbagai keterampilan, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan keterampilan SDM dalam negeri," ujar Gubernur Lemhannas RI.
Dalam orasi ilmiah itu, Gubernur Lemhannas menjelaskan dukungan perguruan tinggi pada program hilirisasi dalam rangka ketahanan nasional, yaitu elalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
"Pendidikan membangun SDM inovatif dengan kurikulum berbasis hilirisasi, yakni, Integrasi materi hilirisasi dalam kurikulum untuk mempersiapkan SDM yang siap industri," ujar Gubernur Lemhanas.
Kemudian, pendidikan di perguruan tinggi mengembangkan soft skills dan hard skills mahasiswa dengan Peningkatan kemampuan riset, manajerial, dan adaptasi teknologi bagi mahasiswa.
Perguruan tinggi harus berkolaborasi dengan industri dengan menyediakan program magang dan kunjungan industri untuk pengalaman langsung mahasiswa terkait hilirisasi.
Kang Ace menyatakan, peran perguruan tinggi berikutnya adalah penelitian, yaitu mendorong inovasi dan produk unggulan.
Perguruan tinggi melakukan riset terapan untuk hilirisasi.
"Fokus pada riset yang menghasilkan produk siap komersial dan mendukung sektor strategis," ujarnya.
Kemudian, tutur dia, pemerintah mendukung pendanaan dan kerja sama dengan sektor industri untuk riset hilirisasi.
"Perguruan tinggi menjadi inkubator inovasi untuk memfasilitasi proses hilirisasi hasil riset," pungkas Kang Ace.
Acara wisuda bertema "Peran Alumni Sebagai Wirausahawan Dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Global" itu dihadiri oleh Ketua Umum Paguyuban Pasundan Prof Dr H M Didi Turmudzi MSi; Rektor Unpas Prof Dr H Azhar Affandi SE MSc; Wakil Rektor Bidang Belmawabud Unpas Prof Dr Cartono SPd MPd МТ.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan Sumberdaya Keuangan dan Sistem Informasi Unpas Prof Dr Ir Yudi Garnida MP; Wakil Rektor Bidang Riset Inovasi Pengabdian pada masyarakat dan Kerja Sama Prof Dr M Budiana SIP MSi; Kepala LLDIKTI Wilayah IV Dr M Samsuri SPd MT IPU; Ketua YPT Dr H Makbul Mansyur MSi; Sekretaris YPT Dr Cece Suryana SH MM; dan Wakil Sekretaris YPT Dr H Eden K Soewardi MSi.
Hadir pula tamu dari Korea Selatan, antara lain, Moon Chang Yeob PhD (Urban Planning) Hanyang University Korea Selatan; Prof Yoon Jeong Seop PhD (Dimension design, Direction) Seoul National University Korsel; dan Prof Kim Young Soo PhD (Literature, Language) Hankuk University of Foreign Studies. (*)
| 35 Siswa SMA Al Ma’soem Lolos Perguruan Tinggi Favorit, Termasuk Rusia dan Turki |
|
|---|
| Penilaian Gubernur Lemhanas Terkait Setahun Kepemimpinan Prabowo |
|
|---|
| Lemhannas Diskusikan Dinamika Geopolitik Global yang Berdampak Langsung pada Ketahanan Nasional |
|
|---|
| Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily: Jakarta Sentral Hilirisasi Nasional |
|
|---|
| Gubernur Lemhannas RI Sebut Kesehatan Mental Berkorelasi dengan Ketahanan Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/we-should-a-yow-yow.jpg)