Senin, 27 April 2026

Granat Meledak di Garut

BREAKING NEWS - Granat Meledak di Garut, Empat Orang Jadi Korban, Begini Kondisinya

Granat tersebut ditemukan di Kampung Babakan Garut, Desa Cisero, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (24/6/2024) pagi.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Dedy Herdiana
Dok.Polsek Cisurupan
Empat orang terluka akibat ledakan granat latihan yang ditemukan di Kampung Babakan Garut, Desa Cisero, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (24/6/2024) pagi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Empat orang terluka akibat ledakan sebuah granat yang ditemukan oleh warga di dalam sebuah sepatu yang sudah tak terpakai. 

Granat tersebut ditemukan di Kampung Babakan Garut, Desa Cisero, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (24/6/2024) pagi. 

Kapolsek Cisurupan, Iptu Asep Saepudin mengatakan, pihaknya memastikan bahwa granat tersebut merupakan granat latihan. 

"Setelah kita cek TKP, kita pastikan granat tersebut adalah granat latihan. Sepatunya itu juga tidak bertuan, tidak ada pemiliknya," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id.

Ia menuturkan, TNI-Polri saat ini tengah menelusuri pemilik granat yang tersimpan di dalam sepatu itu.

Asep menjelaskan, akibat ledakan itu, empat orang dilaporkan terluka, mereka adalah Adih (53), Mulayana Yusuf (3), Raisa Fitri (6), dan Ayi Sutiawan (46).

"Korban Raisa Fitri mengalami luka akibat serpihan granat latihan sedangkan Ayi Sutiawan mengalami luka robek bagian jari tangan kiri serta mengalami luka dari percikan di bagian kaki juga badan," ungkapnya. 

Saat kejadian keempat korban  dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan, karena kondisinya memburuk tim dokter di puskesmas kemudian merujuk korban untuk dirawat di RSUD Dr Slamet Garut. 

Iptu Asep menuturkan, kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi warga untuk melaporkan jika menemukan benda-benda berbahaya yang mencurigakan. 

"Kami harap warga lebih waspada jika menemukan benda-benda berbahaya dan segera lapor ke pihak kepolisian," ungkapnya. 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved