Sabtu, 13 Juni 2026

Hari Jadi ke 382 Ciamis

Sejarah Singkat Para Leluhur Galuh yang Makamnya Rutin Diziarahi Jelang Hari Jadi Ciamis

Terdapat enam makam leluhur Galu yang makamnya rutin diziarahi menjelang hari jadi Ciamis.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Priangan/Ai Sani Nuraini
Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna dan istri saat melakukan tabur bunga di Makam Raden Adipati Arya Kusumah Subrata (1886–1914), yang merupakan Bupati ke-17 bertempat di makam Sukasirna Ciamis. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Pj Bupati Ciamis serta jajarannya melakukan ziarah ke makam-makam leluhur Galuh sebagai tanda penghormatan menjelang hari jadi ke-382 Kabupaten Ciamis yang jatuh pada 12 Juni 2024.

Ziarah dilakukan pada hari ini, Senin (10/6/2024).

Biasanya, ada enam makam yang diziarahi, yakni makam Raden Adipati Arya Panji Jayanegara (1636–1678), makam Raden Tumenggung Wiradikusumah (1814–1819), ketiga Raden Adipati Adikusumah di Gunung Galuh (1819-1839), keempat Raden Aria Adipati Kusumahdiningrat (1839–1886), makam Raden Adipati Arya Kusumah Subrata (1886–1914), dan terakhir ke makam leluhur Astana Gede Kawali.

Berikut sejarah singkat dari tokoh-tokoh leluhur Galuh yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Raden Adipati Arya Panji Jayanegara (1636 – 1678)

Baca juga: Ziarah Makam Lelulur Agenda Rutin Jelang Hari Jadi Ciamis, Dilakukan oleh Pj Bupati dan Forkopimda

Makamnya bertempat di makam Ciwahangan Girang, Desa Imbanagara, Ciamis.

Namanya Mas Bongsar Raden Panji Aria Jayanegara putra Ujang Purba/ Mas Dipati Imbanagara putra Ujang Ngoko/ Adipati Panaekan putra Prabu Galuh Cipta Permana putra Maharaja Cipta Sanghyang (Ujang Meni) putra Prabu Haur Koneng putra Pucuk Umum Galuh Pangauban Pangandaran.

Menurut buku Sejarah Ciamis yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan LPPM Unigal, sejak tahun 1636 M Kabupaten Imbanagara merupakan salah satu pusat kekuasaan di Galuh disamping Kertabumi dan Kawasen.

Kemudian tahun 1641 M, kebijakan politik Mataram di mancanagara barat akibat dampak pemberontakan Dipati Ukur membuat wilayah Priangan di pecah menjadi empat kabupaten yaitu Sumedang, Bandung, Parakanmuncang, dan Sukapura.

Baca juga: Rumah Sinta di Dusun Cimanggu Ciamis Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sedangkan wilayah Galuh dipecah menjdi 5 kabupaten yaitu: Imbanagara, Bojonglopang, Utama, Kawasen (Banjarsari, Ciamis) dan Banyumas.

Kabupaten Utama tidak lama kemudian dilebur ke wilayah Bojonglopang.

Setelah itu terjadi lagi penciutan mancanagara barat oleh Sunan Amangkurat I penguasa Mataram yang menggantikan Sultan Agung, menjadi 12 ajeg (kabupaten) yaitu Sumedang, Bandung, Parakanmuncang, Sukapura, Karawang, Imbanagara, Kawasen, Wirabaya (Bojonglopang), Sekace, Banyumas, Ayah dan Banjar.

Raden Panji Aria Jayanegara adalah Bupati Ciamis/Galuh Imbanagara pertama pada periode 6 Agustus 1636-1678 M.

Baca juga: Pilkada Ciamis, Deklarasi Jilid 2 Herdiat-Yana Koalisi 5 Partai 20 Kursi

2. Tumenggung Wiradikusumah (1814 – 1819)

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved