Jumat, 15 Mei 2026

Mirip Lanskap Pegunungan Nepal, Desa di Magelang Ini Berjuluk Nepal Pan Java

Mirip Lanskap Pegunungan Nepal, Desa di Magelang Ini Berjuluk Nepal Pan Java

Tayang:
Editor: ferri amiril
istimewa
Mirip Lanskap Pegunungan Nepal, Desa di Magelang Ini Berjuluk Nepal Pan Java 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Desa Butuh, yang terletak di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, semakin dikenal dengan julukan "Nepal Van Java". Kondisi alam Desa Butuh, keindahan alamnya mirip dengan lanskap pegunungan di Nepal.

Pesona alam yang memukau Nepal Van Java, merupakan potensi pariwisata alam yang cukup strategis. Karena itu, Desa Butuh bergerak, meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) dengan melakukan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi kompetensi bidang pariwisata.

Sigit Ismaryanto, penggiat pariwisata, Desa Butuh, mengatakan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, ia bersama Pemerintah Desa, Nestra Academy dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Insan Kreatif, menyelenggarakan program pelatihan dan sertifikasi kompetensi.

Para pelaku pariwisata diundang untuk meningkatkan pengetahuan dan pengakuan kompensasi kerja melalui uji kompetensi. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal agar dapat bersaing di era globalisasi.

"Nepal Van Java harus bisa menjadi destinasi nasional. Karena itu kami undang setiap Desa mengirimkan 2 utusan untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi," ujar Sigit.

Sigit yang juga merupakan pemilik Nestra Kafe, lebih lanjut mengatakan, bahwa peningkatan mutu SDM merupakan prioritas utama untuk mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan. Jika hanya mengandalkan keindahan alam tanpa meningkatkan mutu SDM, potensi yang ada hanya akan sia-sia belaka.

"Kami menyadari bahwa keindahan alam saja tidak cukup untuk memajukan desa ini. Kami perlu mempersiapkan masyarakat agar memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai untuk mengelola potensi yang ada dan menciptakan peluang ekonomi baru," ujarnya.

Nepal Van Java, Desa Butuh saat ini sangat membutuhkan Sertifikasi Kompetensi bidang kepemanduan dan pemimpin perjalanan wisata. Hal tersebut sejalan dengan target Nepal Van Java, sebagai destinasi pariwisata nasional bahkan internasional.

Bagus Y Dakar, Manajer Administrasi, LSP Pariwisata Insan Kreatif menerangkan hingga saat ini, sudah ada 67 peserta yang telah mendaftar untuk sertifikasi kompetensi. Ia yakin jumlah yang mendaftar akan terus bertambah.

"Sangat antusias. Warga Desa Butuh dan desa sekitarnya. Bahkan link pendaftaran yang disebar masih terus masuk laporannya. Padahal kami hanya sediakan untuk 20 asesi atau peserta" jelas Bagus

Bagus memahami kebutuhan para pelaku pariwisata di Nepal Van Java. Sebab itu LSP Pariwisata Insan Kreatif, tetap mengakomodir peserta yang telah mendaftar. Walau kuota yang tersedia dari Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK), hanya tersedia untuk 20 peserta.

Program PSKK merupakan kegiatan rutin tahunan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Tahun 2024 ini, LSP Pariwisata Insan Kreatif, berkesempatan berpartisipasi.

Partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif untuk maju bersama. Dr. Eka Yuli Astuti, MA sebagai fasilitator pelatihan mengatakan l, perlu ada kesinambungan dalam membangun SDM Kompeten.

Diharapkan dengan keberlanjutan peningkatan mutu SDM, maka akan muncul terobosan-terobosan dalam meningkatkan dan mengembangkan kepariwisataan Nepal Van Java.

"Penting disadari membangun SDM yang kompeten tidak dapat dilakukan secara instant. Butuh kesinambungan. Bahkan jika perlu ada semacam cetak biru pengembangan SDM di Nepal Van Java"

Dengan berbagai upaya ini, Desa Butuh atau "Nepal Van Java" tidak hanya menawarkan keindahan alam yang mempesona, tetapi juga menunjukkan komitmennya untuk membangun masyarakat yang kompeten dan berdaya saing. Desa ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan yang tepat.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved