Barongsai Naik Sampan Berkeliling Danau Purbasari, Semarak Tahun Baru Imlek 2026 Di Dusun Bambu
Pengunjung yang datang ke objek wisata Dusun Bambu Outdoor Dining Resort saat libur Tahun Baru Imlek disuguhi atraksi barongsai
Ringkasan Berita:* Libur Tahun Baru Imlek pengunjung yang datang ke objek wisata Dusun Bambu Outdoor Dining Resort saat libur Tahun Baru Imlek disuguhi atraksi barongsai, Selasa (17/2/2026).
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Libur Tahun Baru Imlek pengunjung yang datang ke objek wisata Dusun Bambu Outdoor Dining Resort saat libur Tahun Baru Imlek disuguhi atraksi barongsai, Selasa (17/2/2026).
Penampilan barongsai menjadi hiburan tersendiri bagi wisatawan dan disambut antusias, apalagi ditampilkan dengan iring-iringan di tempat terbuka yang asri dan udara yang menyegarkan.
Pertunjukan barongsai dan Liong dimulai dari wahana Lembur Urang, kemudian ke Taman Arimbi, area FIDO dan E-Bike, Pasar Khatulistiwa, Restoran Burangrang, hingga berakhir di Deck Danau Purbasari.
Ada juga dua barongsai yang naik sampan dan berkeliling di Danau Purbasari sehingga wisatawan yang sedang makan di saung pinggir danau bisa melihat dan berinteraksi langsung seperti berfoto dan berbagi angpau.
"Pertunjukan iring-iringan barongsai dan liong sejauh 1 kilometer ini untuk memeriahkan suasana libur Tahun Baru Imlek 2026 berlangsung sekitar tiga jam," kata Art and Event Manager Dusun Bambu, Eric Candra Ekstrada.
Ia mengatakan, selain iring-iringan barongsai dan Liong turut dihadirkan pula atraksi kesenian bela diri Wushu serta Chinese Traditional Dance yang melibatkan belasan personel.
Atraksi budaya ini menjadi agenda tahunan dan digelar sebagai upaya melestarikan tradisi sekaligus menghadirkan hiburan bagi para wisatawan ke Dusun Bambu yang berada di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ini.
"Antusiasme wisatawan sangat tinggi untuk menyaksikan pertunjukan. Mereka kebanyakan dari Jakarta dan juga Malaysia yang datang dari Jakarta pakai Whoosh," terangnya.
Pendiri Perguruan Long Wang Bandung selaku pengisi atraksi Brongsai dan Liong, Agus Hendrik Priatna menyebutkan, tema atraksi yang diusung adalah kemajuan dan harapan baik di Tahun Kuda Api.
Sebab Imlek kali ini bertepatan dengan Tahun Kuda Api yang dimaknai akan banyak gejolak yang tidak bisa diprediksi. Kendati begitu harapannya Dusun Bambu terus maju, aman dari hal-hal yang tidak diinginkan, dan pengunjung terus bertambah.
Tema tersebut disuguhkan dengan berbagai atraksi yang menantang, termasuk permainan barongsai di atas meja yang tingkat kesulitannya cukup tinggi. Apalagi digelar di ruang terbuka dan dataran tinggi sehingga tiupan angin sangat terasa.
"Untuk tampil di Dusun Bambu, kami berlatih khusus selama seminggu dengan melibatkan sebanyak 28 personel," ucapnya.
Sejauh ini pihaknya telah menjalin kerja sama selama tiga tahun dengan Dusun Bambu untuk menghadirkan pertunjukan budaya yang semakin berkualitas dan menarik minat wisatawan untuk datang.
Ada juga Liong yang dibikin khusus untuk di Dusun Bambu, custom berwarna hijau atau Senlong. Sebab Dusun Bambu identik dengan budaya sehingga karakter pun ingin warna yang natural kembali ke alam.
"barongsai ini identik dengan kemeriahan Imlek, suara tabuhan yang meriah dipercaya mampu mengusir energi negatif, mendatangkan aura positif, sekaligus membawa harapan kesuksesan baru," pungkasnya.
| 5 Pejabat di Polres Pangandaran Dirotasi, Kapolres Tekankan Profesional dan Adaptasi Wilayah Wisata |
|
|---|
| Aktivis Minta Pemerintah Aktif dan Cari Solusi Masalah Eceng Gondok di Saguling |
|
|---|
| Investor Properti Mewah Masuk Pangandaran, Bupati Citra: Perkuat Pariwisata dan Dongkrak Ekonomi |
|
|---|
| Inspektorat Pangandaran Dalami Kejanggalan Proyek Relokasi Penghuni Eks Pasar Wisata Rp 2 M |
|
|---|
| 4 Destinasi Wisata Terviral Tasikmalaya Kaya Akan Spot Instagramable di Tiap Sudut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/atraksibarongsaisaisaisai.jpg)