Sabtu, 18 April 2026

Presiden Iran Meninggal

PRESIDEN Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Dilaporkan Meninggal Dunia Pada Kecelakaan Helikopter

Presiden Iran Ebrahim Raisi dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan saat naik helikopater di barat laut Iran, informasi itu dilaporkan Reuters

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Presiden Iran Ebrahim Raisi bersama Menlu dan beberapa pejabat lainnya menjadi korban dalam kecelakaan helikopter yang mereka tumpangi, Minggu 19 Mei 2024. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Presiden Iran Ebrahim Raisi dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan saat naik helikopater di barat laut Iran, Minggu (19/5/2024).

Dalam pesawat helikopter itu selain ada Presiden Iran, juga ada tokoh pentingnya lainnya yakni, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan pemimpin salat Jumat di Tabriz, Ayatollah Mohammad Ali Al-e-Hashem.

“Kecelakaan itu dilaporkan terjadi ketika presiden kembali dari wilayah Khoda Afarin di provinsi Azerbaijan Timur di barat laut Iran," menurut laporan kantor berita Iran Tasnim.

Sejumlah kantor berita asing, antara lain Reuters, Senin (20/5/2024), melaporkan Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Iran sah meninggal dunia dalam insiden helikopter terhempas.

Kecelakaan itu terjadi setelah Presiden Iran meresmikan bendungan di perbatasan bersama dengan Republik Azerbaijan.

Beberapa orang di rombongan presiden dilaporkan telah menghubungi pusat komando.

Hal itu, disebut media Iran meningkatkan harapan bahwa kecelakaan tersebut tidak memakan korban jiwa.

Diketahui konvoi Presiden Iran terdiri dari tiga helikopter

Dua helikopter yang membawa sejumlah menteri dan pejabat telah mendarat dengan selamat.

Presiden Iran bukan satu-satunya pejabat tinggi di helikopter tersebut. 

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan pemimpin salat Jumat di Tabriz, Ayatollah Mohammad Ali Al-e-Hashem, juga berada di dalam helikopter yang juga ditumpangi Presiden Iran.

“Tim penyelamat dari Bulan Sabit Merah Iran, pasukan militer dan Polisi telah dikerahkan ke daerah tersebut untuk menemukan helikopter tersebut," lapor media Tasnim.

Mengutip Palestine Chronicle, penduduk setempat mengatakan kondisi di wilayah kecelakaan helikopter Presiden Iran berkabut.

Akibat kabut dan kondisi cuaca buruk, situasi helikopter masih belum diketahui.

Kondisi cuaca buruk dan kabut tebal membuat upaya tim penyelamat sulit.

Kini sekelompok besar pasukan bantuan sedang mencari helikopter yang membawa presiden Iran.

Menurut laporan terbaru tim penyelamat telah mencapai daerah di mana helikopter kepresidenan Iran melakukan pendaratan darurat.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved