Longsor di Jatigede Sumedang
Longsor di Jatigede Sumedang Akibatkan Arus Lalin Lingkar Timur Terganggu, Satu Warung Hancur
Longsor menghancurkan satu warung dan menghilangkan dua unit sepeda motor dengan materialnya yang luas.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Bencana alam berupa tanah longsor terjadi di Dusun Cipicung dan Dusun Burujul, Desa Cipicung, Jatigede, Sumedang, Minggu (25/2/2024).
Dua lokasi tersebut berada di Jalan Lingkar Timur, Jatigede. Peristiwa tanah longsor ini mengakibatkan arus lalu lintas di Lingkar Timur terganggu.
Wawan Hendra Gunawan, Anggota Pusdalops BPBD Sumedang mengatakan peristwia longsor terjadi pada pagi hari.
Baca juga: Posko Bantuan Korban Terdampak Angin Puting Beliung di Sumedang Dibuka, Ini Lokasinya
Baca juga: Rumah Korban Angin Puting Beliung di Sumedang yang tak Beratap Dapat Terpal
"Ada laporan, pukul 07.30 WIB telah terjadi longsor di daerah dusun Cipicung dan Burujul," katanya kepada Tribun Jabar.id.
Wawan menjelaskan, bahwa longsor menghancurkan satu warung dan menghilangkan dua unit sepeda motor dengan materialnya yang luas.
"Lebar longsor 200 meter, dan tinggi sekitar 50 meter," katanya.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa. Tetapi, satu orang warga Cipicung terluka karena nyanris tertimbun namun berhasil pontang-panting menyelamatkan diri.
Baca juga: Kawasan Industri Dwipapuri Abadi Sumedang Masih Berantakan, Puluhan Rumah Rusak
"Korban satu orang warga Cipicung. Luka," katanya.
Dia mengatakan, warga yang hendak ke kawasan wisata Jatigede sebaiknya tidak melintas ke Lingkar Timur.
"Disarankan lewat Wado (lingkar selatan)," katanya. (*)
| Musim Penghujan di Seluruh Priangan, Ini Tips Sehat Selama Musim Hujan dari Kementerian Kesehatan |
|
|---|
| Jembatan Cirahong Tak Lagi Gelap di Malam Hari, Wajah Baru Usai Kunjungan KDM ke Ciamis |
|
|---|
| Eks Staf Ahli Sumedang yang Tersandung Kasus Izin Tambang Kembali Jadi Tersangka Kasus Baru |
|
|---|
| 54 Dapur MBG di Kota Tasikmalaya Sudah Punya Sertifikat Laik Higienis, Sisanya Masih Proses |
|
|---|
| Pj Sekda Ingatkan ASN Pemkab Tasikmalaya yang Melanggar WFH Bakal Diberi Sanksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/longsor-di-Sumedang.jpg)