Selasa, 12 Mei 2026

Gempa Kembali Guncang Sumedang

Mengenal Sesar Tampomas, Sesar Aktif yang Diduga Jadi Penyebab Gempa Sumedang Sebanyak 3 Kali

Gempa tektonik yang mengguncang kota Sumedang, pada Minggu (31/12/2023) malam, higga kini masih belum bisa diidentifikasi pusat pregeserannya

Tayang:
BMKG
Mengenal Sesar Tampomas, Sesar Aktif yang Diduga Jadi Penyebab Gempa Sumedang Sebanyak 3 Kali 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Gempa tektonik yang mengguncang kota Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (31/12/2023) malam, higga kini masih belum bisa diidentifikasi pusat pregeserannya.

Bencana alam yang terjadi pada pukul 20.34 WIB tersebut diketahui dirasakan wilayah Bandung hingga Subang.

Pergeseran lempeng ini berhasil membuat para warga berhamburan keluar rumah selama kurang lebih 15 detik.

Gempa pertama terasa di Kabupaten Sumedang pukul 14.35 WIB dengan kekuatan gempa mencapai M 4.1.

Baca juga: 1.155 Gempa Guncang Jabar Selama 2023, Terbaru Terjadi di Sumedang Jelang Pergantian Tahun

Kemudian, gempa susulan 3.4 magnitudo terjadi pukul 15.38 WIB.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengatakan, gempa Sumedang dipicu oleh sesar aktif yang belum dapat teridentifikasi.

Ada Sesar Lembang, Sesar Baribis, dan Sesar Cileunyi-Tanjungsari.

Namun jika sesuai perhitungan BMKG, jarak sesar yang ada tersebut cukup jauh dari pusatnya (gempa Sumedang).

Apakah ini dari patahan sesar yang sudah ada, atau ada patahan baru, ini harus melalui kajian ilmiah atau investigasi lanjut.

Namun jika diperhitungkan melalui teritor Kota Sumedang, Sesar Tampomas masih bisa diperhitungkan masuk dalam kualifikasi penyebab gempa tersebut.

Baca juga: Gempa Sumedang Magnitudo 4.8 Diduga Dipicu Oleh Sesar Aktif Cileunyi–Tanjungsari

Sesar Tampomas

Tangkapan layar akun @marufin mengenai Dugaan Sesar Tampomas Penyebabnya yang mengguncang Sumedang (Twitter/@marufin)
Tangkapan layar akun @marufin mengenai Dugaan Sesar Tampomas Penyebabnya yang mengguncang Sumedang (Twitter/@marufin) (Twitter)

Sesar Tampomas adalah patahan aktif sepanjang delapan km dengan komponen pergerakan menurun (normal) dan kecepatan yang belum diketahui.

Sesar aktif ini 'membelah' Gunung Tampomas, gunung berapi tidur (dormant).

Sementara prediksi sumber gempa Sumedang ada di ujung selatan dari sesar ini.

Ujung utara Sesar Tampomas hanya berjarak 5 km dari lintasan sesar legendaris, yakni sesar Baribis-Kendeng (sesar besar Jawa) khususnya segmen Tampomas.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved