Jumat, 10 April 2026

2 Rumah Warga di Desa Tegalmanggung Sumedang Ludes Terbakar, Kala Pemilik Beri Makan Sapi

Kepala Desa Tegalmanggung Cecep Ali Hasan mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 17.30 WIB.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Istimewa
Musibah kebakaran menimpa dua rumah milik warga di Kampung Lembah Neundeut RW07 Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Minggu (12/11/2023) petang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Musibah kebakaran menimpa dua rumah milik warga di Kampung Lembah Neundeut RW07 Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Minggu (12/11/2023) petang.

Dua rumah yang terbakar ini milik Agin (50), dan Asep (50).

Dalam video amatir yang diterima TribunJabar.id, terlihat warga tengah beramai-ramai berusaha memadamkan api dengan mengambil air dari kolam ikan yang tak jauh dari lokasi kejadian dengan menggunakan ember.

Baca juga: Bey Machmudin Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Sumedang, Bisikan Hal Ini ke Pj Sekda

Kepala Desa Tegalmanggung Cecep Ali Hasan mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 17.30 WIB.

Menurutnya, dalam peristiwa ini dua unit rumah terbakar, satu di antaranya berkontruksi semipermanen.

"Satu unit rumah ludes terbakar, sedangkan satu rumah permanen milik Asep hanya atapnya yang terbakar," kata Cecep saat dikonfirmasi TribunJabar.id.

Cecep mengatakan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran ini.

Baca juga: Menyantap Mie Ayam Kazozo, Kuliner Sumedang dengan Toping Jamur Kancing

Namun penyebab kebakaran diduga dari percikan api akibat korsleting listrik di bagian rumah milik Agin.

Saat kebakaran terjadi, kata Cecep, Agin tengah memberi makan sapi di kandang.

"Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik," kata Cecep seraya menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

Dia mengatakan, kobaran api berhasil dipadamkan oleh warga dengan peralatan seadanya.

"Sudah padam oleh warga. Kerugian kedua pemilik rumah belum bisa dihitung, masih diinventaris," kata Kades. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved