Era New Creator Economy
Mengenal Era New Creator Economy, Pentingnya Perubahan Mindset di Tengah Peralihan Era Digital
Perubahan penjualan konvensional menjadi digital bukan sekadar pergeseran. Namun sebuah percepatan dan akselerasi besar dalam dunia bisnis digital.
Penulis: Nappisah | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Chicken mindset adalah pola pikir yang membuatmu tahu apa yang harus dilakukan, namun sering kali terhambat oleh berbagai alasan.
“Untuk mencapai kesuksesan, langkah pertama yang harus diambil adalah memulai tindakan. Seorang pebisnis harus berani mengambil risiko dan tidak takut gagal," imbuhnya.
Denny mengatakan, Chicken Mindset sering kali menghambat kesuksesan adalah sikap orang yang ingin sukses, tapi lebih banyak mengeluh dan selalu mencari alasan untuk tidak bertindak.
"Kuncinya adalah hadapi hambatan dan tidak menyerah pada pola pikir yang salah," ungkapnya.
Baca juga: TINGGAL HITUNGAN HARI, Berikut 2 Cara Mudah Cek Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS
2. Rajin dan konsisten membuat konten
Konsistensi dalam menciptakan konten berkualitas adalah kunci sukses di era New Creator Economy.
Penjual online harus konsisten dalam menciptakan konten untuk menarik calon pelanggan, sama seperti toko offline yang harus buka setiap hari.
Live streaming seperti LazLive adalah salah satu cara efektif untuk mendatangkan traffic ke toko online.
Baca juga: Masuk Musim Penghujan, Berikut Wilayah-wilayah yang Harus Diwaspadai di Kota Tasikmalaya
Penjual online dapat membagikannya di berbagai platform untuk meningkatkan visibilitas produk mereka.
“Konten yang Anda produksi harus lebih dari sekadar iklan produk dan harga. Anda perlu menciptakan sebuah cerita yang menghubungkan pelanggan dengan produk. Di era New Creator Economy, konsisten dalam pembuatan konten adalah kunci untuk membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan,” tutur Denny.
Baca juga: Bencana Hidrometeorologi di Tasikmalaya Mulai Dipetakan, Wilayah Ini Berpotensi Banjir dan Longsor
3. Boost traffic dengan promosi dan iklan berbayar
Guna meningkatkan penjualan, Denny menekankan pentingnya menggunakan berbagai strategi promosi.
”Bisnis konvensional mengandalkan traffic dengan membagikan brosur. Bisnis online dapat menjangkau audiens yang lebih luas, dengan menggunakan iklan, e-mail, dan media sosial," ucapnya.
Denny juga menyarankan untuk menetapkan target yang lebih tinggi, seperti menjangkau audiens sepuluh kali lipat dari sebelumnya.
Baca juga: TINGGAL HITUNGAN HARI, Berikut 2 Cara Mudah Cek Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS
“Cobalah berbagai strategi iklan, termasuk konten video, untuk menarik perhatian," katanya.
Setelah mendapatkan tanggapan positif, Anda dapat meningkatkan visibilitas video dengan fitur ads (iklan berbayar).
"Jangan ragu untuk menggunakan iklan agar dapat menarik lebih banyak calon pembeli,” ujar Denny.
Baca juga: Bencana Hidrometeorologi di Tasikmalaya Mulai Dipetakan, Wilayah Ini Berpotensi Banjir dan Longsor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/rbthnymu.jpg)