Momentum Mulid Nabi SAW 2023
Kapan Libur Maulid Nabi SAW, Ini Sejarah dan Doa yang Bisa Dipanjatkan saat Perayaan
Kapan Penetapan Libur Maulid Nabi SAW, beserta Sejarah dan Doa yang Bisa Dipanjatkan
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, menetapkan Maulid Nabi Muhammad SAW ditetapkan jatuh pada hari Kamis, 28 September 2023.
Tanggal 28 September ini menjadi satu-satunya hari libur dalam rangka perayaan Maulid Nabi.
Artinya, tidak ada libur dalam rangka cuti bersama baik sebelum ataupun setelahnya.
Hari Libur Nasional 2023
- Minggu, 1 Januari 2023: Tahun Baru 2023
- Minggu, 22 Januari 2023: Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili
- Sabtu, 18 Februari 2023: Isra' Mikraj Nabi Muhammad SAW
- Rabu, 22 Maret 2023: Nyepi Tahun Baru Saka 1945
- Jumat, 7 April 2023: Wafat Isa Almasih
- Sabtu-Minggu, 22-23 April 2023: Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah
- Senin, 1 Mei 2023: Hari Buruh Internasional
- Kamis, 18 Mei 2023: Kenaikan Isa Almasih
- Kamis, 1 Juni 2023: Hari Lahir Pancasila
- Minggu, 4 Juni 2023: Hari Raya Waisak
- Kamis, 29 Juni 2023: Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah
- Rabu, 19 Juli 2023: Tahun Baru Islam 1445 Hijriah
- Kamis, 17 Agustus 2023: Kemerdekaan RI
- Kamis, 28 September 2023: Maulid Nabi Muhammad SAW
- Senin, 25 Desember 2023: Hari Raya Natal
Baca juga: ONE DAY ONE HADITS, Mencintai Rasulullah Adalah Perintah Agama dan Prinsip Keimanan
Cuti Bersama 2023
- Senin, 23 Januari 2023: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili
- Kamis, 23 Maret : Cuti bersama Nyepi Tahun Baru Saka 1945
- Rabu, Kamis, Jumat, Senin, dan Selasa, 19, 20, 21, 24, dan 25 April 2023: Cuti bersama Idul Fitri 1444 Hijriah
- Jumat, 2 Juni 2023: Cuti bersama Hari Raya Waisak
- Selasa, 26 Desember 2023: Cuti bersama Hari Raya Natal
Doa Peringatan Maulid Nabi Sallallohu alaihi wa salam
Di Indonesia perayaan ini biasanya sangat beragam tergantung kebudayaan di daerah masing-masing.
Oleh sebab itu untuk menyambut perayaan maulid Nabi Muhammad SAW yang akan datang beberapa hari lagi, kita umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca doa maulid nabi.
Dengan doa ini semoga kelak kita akan memperoleh syafaat darinya.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa doa yang bisa dipanjatkan saat merayakan Maulid Nabi.
- Doa Maulid Nabi dengan Sholawat Ummi
اَللَّــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَـيِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَـبِـيِّكَ وَرَسُوْلِكَ نَبِى الْأُمِّـى وَعَــلـٰى أَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسِلِّـمْ
Allahumma sholli'alaa sayyidinaa muhammadin abdika wanabiyyika wa Rosuulika Nabil Ummy wa a'laa alihi wa shohbihi wasillam.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw, sebagai hamba, Nabi, dan utusan-Mu yang Ummy (tidak bisa membaca dan menulis) beserta keluarga dan sahabatnya dengan salam yang sesungguhnya.".
- Doa Maulid Nabi dengan Sholawat Nuril Anwar
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نُوْرِ اْلاَنْوَارِ وَسِرِّ اْلاَسْرَارِ وَتِرْيَاقِ اْلاَغْيَارِ وَمِفتَاحِ بَابِ الْيَسَارِ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدِ نِالْمُخْتَارِ وَالِهِ اْلاَطْهَرِ وَاَصْحَابِهِ اْلاَخْيَارِ عَدَدَ نِعَمِ اللهِ وَاِفضَالِهِ
Allahumma sholli ‘ala nuril anwar wa sirril asrar wa tiryaqil aghyar wa miftahi babil yasar sayyidina wa maulana muhammadinil mukhtar wa alihil ath-har wa ash-habihil akhyar ‘adada ni’amillahi wa ifdhalih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-perayaan-Maulid-Nabi-Muhammad-SAW.jpg)