Jumat, 17 April 2026

Lamping Ciwangi, Cara Baru Nikmati Bandung Malam hari

Lamping Ciwangi, Cara Baru Nikmati Bandung Malam hari objek wisata di Kabupaten Bandung

Penulis: Nappisah | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/nappisah
Lamping Ciwangi, Cara Baru Nikmati Bandung Malam hari 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Nappisah

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Daya tarik nongkrong dengan melihat menikmati panorama Bandung dan sekitarnya kian digandrungi oleh anak muda. 

Lamping Ciwangi salah satu tempat objek wisata yang menawarkan hal serupa. 

Saat malam tiba, Anda dapat melihat Citylamp dengan suana asri khas perkebunan. 

Berada di dataran tinggi, lokasi Lamping Ciwangi di Jalan Cendrawasih 2 Komplek Giri No.46, Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung

Hanya membutuhkan waktu 15 menit menggunakan sepeda motor dari Alun-Alun Ciparay. 

Saat menuju lokasi, Anda akan melewati pemukiman warga dan jalanan berkelok untuk sampai ke Lamping Ciwangi

Begitu sampai, Anda akan dimanjakan oleh tanaman bunga hias, udara yang segar sangat cocok dihirup untuk melepas penat. 

Tak hanya menyasar anak muda, Lamping Ciwangi dapat dijadikan referensi objek wisata untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. 

Lamping Ciwangi buka mulai pukul 11.00 WIB - 21.00 WIB saat weekday dan pukul 11.00 WIB - 21.00 WIB saat week end

Perwakilan manajemen Lamping Ciwangi, Gina Rahma Utami mangatakan, terdapat empat area di Lamping Ciwangi

Pertama, area Arunika yakni restaurant dimana ini area pertama sejak pertama kali lamping ciwangi buka di April 2021, untuk masuk ke area resto gratis atau tidak berbayar.

Harga kudapan dibanderol mulai Rp 5 ribu sampai Rp 45 ribu dari mulai maincourse hingga dessert. 

Kedua, area Swastamita tempat Coffe Shop "Ngopi Bari Ni'is"satu kawasan dengan area resto dimana di sini banyak
pilihan menu kopi dan minuman lainnya, untuk masuk ke area ini gratis dan cocok buat nongkrong.

Ketiga, area Nawasena merupakan taman bermain di Lamping Ciwangi. Bagi Anda yang membawa sang buah hati dapat bermain dan berjelajah di Taman Bermain Anak/taman bermain pasir, Outbond Kids, Flying Fox & Jembatan Gantung, Kolam Gogo/kolam menangkap ikan, Taman Kelinci dan Mini Zoo, untuk
masuk ke area ini bisa reguler dengan membeli tiket yang dibanderol mulai Rp 15 ribu. 

Keempat, area Nayanika terdapat area kolam renang yang didalamnya terdapat kantin/food court dan tersedia
gazebo-gazebo disekitar area kolam renang, dengan harga tiket Rp 20 ribu. 

Lahannya yang luas, sering dijadikan tempat resepsi pernikahan, reuni, tunangan hingga prewedding. 

Di sepanjang sudut Lamping Ciwangi yang asthetic, Anda dapat menemukan spot foto yang instagramable. 

Gina menuturkan, Lamping Ciwangi pertama kali dibuka saat pandemi Covid-19 2021 silam. 

"Sebelum digarap ini kebun yang hasilnya dijual ke pasar. Namun karena hobby pemilik menanam tanaman hias, akhirnya ditanami bunga matahari," ujarnya, saat ditemui Tribunjabar.id, Minggu (10/8/2023). 

Di sekitar tanaman Helianthus ini tumbuh ilalang yang menjadi daya tarik pengunjung. 

Tak jarang Lamping Ciwangi kerap dijadikan tempat pre-wedding. 

"Lamping kemudian ditata sedemikian rupa dengan ditanami bunga lavender," ujarnya.

Beragam area yang ditawarkan mampu menjadi daya tarik pengunjung ke Lamping Ciwangi

"Banyak komunitas senam yang digandrungi oleh ibu-ibu untuk mengadakan acara di sini," ungkapnya.  

Seiring pesatnya kunjungan, Lamping Ciwangi membangun wahana baru outbound seperti flying fox. 

Gina mengaku, pesatnya media sosial menjadi sarana Lamping Ciwangi untuk mendatangkan pengunjung. 

"Rata-rata pengunjung tahu dari konten Instagram dan Youtube. Memang kami belum punya YouTube sendiri, namun banyak content creator review di sini," tuturnya. 

Gina berharap, pemanfaat media sosial semakin banyak exposure Lamping Ciwangi, hingga dikenal banyak orang. 

Salah seorang pengunjung, Witha (24) mengatakan, Lamping Ciwangi tempat rekreasi untuk semua kalangan. 

"Terutama anak-anak karena ada playground dan kolam renang," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Minggu (10/9/2023).

Kendati demikian, Lamping Ciwangi dapat dijadikan referensi venue untuk acara outdoor. 

"Area ini tidak dekat dengan jalan raya, sehingga sulit dijangkau untuk pengunjung yang menggunakan kendaraan umum," tandasnya. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved