Kamis, 9 April 2026

Pilkada 2024

PAN Sumedang Buka Potensi Usung Kembali Dony Ahmad Munir Jadi Bupati, tapi Ada Syarat

Pada Pilkada 2024, PAN kemungkinan akan kembali mengusung Dony Ahmad Munir.

Humas Pemkab Sumedang
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana dari Sumedang

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Sumedang berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusung Dony Ahmad Munir menjadi Bupati pada Pilkada 2019. Hasilnya pun menang.

Pada Pilkada 2024, PAN kemungkinan akan kembali mengusung Dony Ahmad Munir untuk menjadi sebagai Bupati Sumedang periode kedua.

Sinyal pengusungan itu sudah dikatakan Dony Ahmad Munir bahkan oleh Pengurus DPD PAN Sumedang sendiri pada perayaan HUT PAN ke-25 di Sumedang, Rabu (6/9/2023) sore.

Baca juga: Golkar & PAN Resmi Usung Capres Prabowo Subianto, PKB Pangandaran: Cak Imin Cawapres Pilpres Menang

Namun, untuk kembali mendukung Dony Ahmad Munir, ada syarat yang harus ditempuh PAN. Yakni, menang di Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2024 yang dilaksanakan sebelum Pilkada.

"Kita lihat hasil Pilegnya. Kalau mencukupi untuk mendorong Pak Dony, kita tidak malu," kata Ketua DPD PAN Sumedang, Bagus Noorrochmat kepada TribunJabar.id.

Namun, Bagus mengatakan, PAN akan merasa malu untuk mengusung Dony jika hasil Pilegnya tidak sesuai yang ditargetkan.

"Kalau kecil, kita ya malu," katanya.

Target pada Pileg 2024 sendiri, PAN mengincar minimal satu daerah pemilihan satu kursi.

Baca juga: PAN Kota Tasikmalaya Pastikan Koalisi Pusat akan Berimbas dan Solid di Daerah

Ditanya soal pasangan Dony dari PAN, Bagus mengatakan jika hasil Pileg bagus, maka PAN akan menyodorkan nama kader-kader terbaiknya.

"Bukan hanya saya, saya sodorkan semua yang potensial. Ada Pak Asep Sumaryana, Pak Dudi Supardi," katanya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan dia merasa terhormat mendapat dukungan dari sahabat partai.

Namun, untuk menjadikan kader PAN sebagai yang akan mendampinginya pada Pilkada 2024, dia mengatakan koalisi akan punya mekanisme.

"Kita belum (bicara) ke wakilnya dari PAN. Nanti akan diputuskan oleh partai masing-masing, kemudian ada Pileg, siapa pendamping saya ada mekanismenya, nanti ada mekanisme di partai koalisi,"

"Jadi nanti kita lihat hasil Pileg," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved