Kamis, 23 April 2026

Bang Jago Curas di Garut

Bang Jago di Garut Ditangkap usai Video Curas Tas Warga Viral

Video aksi bang jago yang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan atau curas sebelumnya viral di media sosial.

Dok - Polsek Banjarwangi
Bang jago di Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut rampas tas milik korban di jalanan dengan ancaman. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Polisi berhasil menangkap bang jago berpenampilan layaknya pria necis di Garut.

Video aksi bang jago yang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan atau curas sebelumnya viral di media sosial.

Dalam waktu singkat, petugas kepolisian dibantu anggota bhabinsa dari Koramil Cikajang berhasil menangkap pria tersebut.

"Dalam waktu dua jam, kami berhasil mengamankan pelaku yang bernama Dede," ujar Kapolsek Banjarwangi Iptu Amidin Latif saat dihubungi Tribunjabar.id, Kamis (13/7/2023).

Baca juga: Kejaksaan Negeri Garut Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Bakar Uang Palsu Rp2,5 Miliar

Aksi pria necis ini diketahui terjadi di Jalan Kampung Cikoleang, Desa Dangiang, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (12/7/2023) siang.

Pria tersebut menghadang dua orang warga yang sedang melintas lalu merampas dua tas milik korban yang berisi dokumen penting dan sejumlah uang.

Dalam video yang direkam oleh seorang korban, pria tersebut terlihat mengenakan pakaian nyentrik dengan tampilan necis dan memakai kacamata hitam.

Dia dengan agresif mengeluarkan senjata tajam dan pistol sambil mengancam korban dengan kata-kata kasar.

Baca juga: 22 Hektare Lahan Warga di Desa Margahayu Garut Bakal Tergusur Pembangunan Tol Getaci

"Naon sia nyumputkeun kertas ka aing, ngabohong ka aing. Aing tukang ngabunuhan, wararani ka aing pantaran sia (apa kamu menyembunyikan kertas dari saya, berbohong ke saya. Saya tukang membunuh, orang seusia kamu berani ke saya)," ucap pria tersebut.

Pria necis ini juga mengaku sebagai seorang pembunuh yang berasal dari Garut.

Momen pria mengeluarkan senjata tajam dan pistol menambah ketakutan kedua korban yang sedang berada di tempat kejadian.

Dalam umpatannya, dia juga menyinggung soal uang. S yang membuat situasi semakin tegang dan membuat korban merasa terancam.

"Muhun bapak hampunten (iya bapak mohon maaf)," ungkap korban. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved