Bang Jago Curas di Garut
Bang Jago di Garut Ditangkap usai Video Curas Tas Warga Viral
Video aksi bang jago yang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan atau curas sebelumnya viral di media sosial.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Polisi berhasil menangkap bang jago berpenampilan layaknya pria necis di Garut.
Video aksi bang jago yang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan atau curas sebelumnya viral di media sosial.
Dalam waktu singkat, petugas kepolisian dibantu anggota bhabinsa dari Koramil Cikajang berhasil menangkap pria tersebut.
"Dalam waktu dua jam, kami berhasil mengamankan pelaku yang bernama Dede," ujar Kapolsek Banjarwangi Iptu Amidin Latif saat dihubungi Tribunjabar.id, Kamis (13/7/2023).
Baca juga: Kejaksaan Negeri Garut Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Bakar Uang Palsu Rp2,5 Miliar
Aksi pria necis ini diketahui terjadi di Jalan Kampung Cikoleang, Desa Dangiang, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (12/7/2023) siang.
Pria tersebut menghadang dua orang warga yang sedang melintas lalu merampas dua tas milik korban yang berisi dokumen penting dan sejumlah uang.
Dalam video yang direkam oleh seorang korban, pria tersebut terlihat mengenakan pakaian nyentrik dengan tampilan necis dan memakai kacamata hitam.
Dia dengan agresif mengeluarkan senjata tajam dan pistol sambil mengancam korban dengan kata-kata kasar.
Baca juga: 22 Hektare Lahan Warga di Desa Margahayu Garut Bakal Tergusur Pembangunan Tol Getaci
"Naon sia nyumputkeun kertas ka aing, ngabohong ka aing. Aing tukang ngabunuhan, wararani ka aing pantaran sia (apa kamu menyembunyikan kertas dari saya, berbohong ke saya. Saya tukang membunuh, orang seusia kamu berani ke saya)," ucap pria tersebut.
Pria necis ini juga mengaku sebagai seorang pembunuh yang berasal dari Garut.
Momen pria mengeluarkan senjata tajam dan pistol menambah ketakutan kedua korban yang sedang berada di tempat kejadian.
Dalam umpatannya, dia juga menyinggung soal uang. S yang membuat situasi semakin tegang dan membuat korban merasa terancam.
"Muhun bapak hampunten (iya bapak mohon maaf)," ungkap korban. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/bang-jago-di-Garut.jpg)