Tol Jogja Cilacap
8 Desa di Kecamatan Sampiuh Tergusur Pembangunaan Tol Jogja-Cilacap, Ini Daftarnya
Sah! 8 Desa Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas Diterjang Tol Jogja-Cilacap, ini daftarnya
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TRIBUNPRIANGAN.COM - Pemerintah tengah melanjutkan proses pembangunan jalan bebas hambatan (Tol) Jogja-Cilacap, yang akan membentang sepanjang 121,75 Km.
Direncanakan Tol ini akan menerjang sejumlah wilayah di Kbaupaten Purwprejo, Kebumen, dan Banyumas.
Diketahui sebelumnya Proyek Tol Yogyakarta - Cilacap mulai digarap dengan tahap penyiapan proyek dan tender pada 2022 hingga 2023.
Baca juga: KARINJING FOREST, Destinasi Wisata Baru di Pangandaran yang Cocok untuk Outbound saat Weekend
Tol Yogyakarta - Cilacap nantinya akan terkoneksi dengan Jalan Tol Gedebage–Tasik–Cilacap, rencana Jalan Tol Pejagan-Cilacap serta Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulonprogo.
Tol ini nantinya bakal menghubungkan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Adapun persetujuan antar warga dan pihak penanggung jawab pun sejatinya sudah di sampaikan dan disetujui bersama.
Baca juga: 22 Desa di Banyumas dapat UGR Pembangunan Jalan Tol Cilacap-Jogja, Segini Besarannya
Setelah melewati beberapa daerah, Tol ini rencananya akan melintasi Kabupaten Banyumas.
Banyumas sendiri terdapat 22 Desa yang akan di trabas To tersebut.
Untuk diketahui dari 22 Desa itu diketahui nantinya terdiri dari 3 Kecamatan yakni Kemrajen, Sumpiuh dan Tambak.
Berikut 22 Desa terdampak jalan tol Jogja-Cilacap:
Kecamatan Kemranjen
- Desa Sibalung
- Desa Kecila
- Desa Nusamangir
- Desa Sidamulya
- Desa Sirau
- Desa Sibrama
- Desa Grujugan
- Desa Kebarongan
Kecamatan Tambak
- Desa Gumelar Kidul
- Desa Karangpetir
- Desa Karangpucung
- Desa Plangkapan
- Desa Prembun
- Desa Gebangsari
Baca juga: Segini Kisaran UGR Tol Cilacap-Jogja per Meternya, Bisa Jadi Kaya Mendadak?
Kecamatan Sumpiuh
- Desa Lebeng
- Desa Pandak
- Desa Selandaka
- Kelurahan Sumpiuh
- Desa Karanggedang
- Desa Kemiri
- Desa Kradenan
- Desa Kuntili
Konsultasi Publik Pemkab Banyumas
Bappedalitbang Banyumas bersama dengan tim teknis dari pusat juga tengah melakukan konsultasi publik penyusunan amdal.
Masyarakat Kabupaten Banyumas terutama di 3 kecamatan dan 22 desa yang akan dilewati oleh tol mengusulkan beberapa masukan.
Secara umum masyarakat di Kecamatan Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak menerima dengan adanya proyek tol.
Namun demikian masyarakat meminta agar jalan tol yang melewati wilayah mereka adalah tol layang.
Baca juga: Bakal Terhubung Ke Tasikmalaya, Ini Rute Jalan Tol Cilacap-Jogja yang Bakal Diproses Tahun Mendatang
"Mereka meminta agar jalan tol yang melawati adalah jalan tol layang."
"Alasannya logis, karena ketiga daerah itu adalah daerah rawan banjir di Banyumas," ujar Kasubid Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Bappedalitbang Banyumas, Barkah, Jumat (26/8/2022).
Seperti yang diketahui Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak adalah daerah cekungan.
Sisi utaranya adanya pegunungan dan sisi selatan adalah daerah yang berdekatan dengan laut.
"Air dari gunung turun ke bawah ditambah air laut."
"Sehingga sering menjadi banjir."
"Suara masyarakat yang paling keras adalah minta tol layang dan menjadi masukan supaya lebih antisipasi dan selalu melibatkan masyarakat," katanya.
Selain itu masyarakat juga mengharapkan agar ganti untung dapat dibayarkan secara langsung dan jangan dicicil.
Terkait rencana exit tolnya diperkirakan akan berada di Kecamatan Sumpiuh dan pintu keluarnya melalui jalan lingkar Sumpiuh.
Barkah memaparkan berdasarkan peta rencana pembangunan akan ada rest area di Banyumas yaitu tepatnya berada di Kecamatan Kemranjen.
Baca juga: 17 Kecamatan di Purworejo dan Kebumen Bakal Tergusur Mega Proyek Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta
Tiga tahap konstruksi Tol Cilacap-Jogja
Proses konstruksi akan dibagi menjadi tiga tahapan:
Tahap pertama berlangsung mulai dari kuartal tiga (Q3) 2024 hingga kuartal dua (Q2) 2026.
Tahap konstruksi ke dua akan berlangsung pada Q3 2026 hingga Q2 2028.
Tahap konstruksi ke tiga direncanakan terjadi pada Q3 2027 hingga Q2 2029.
Jalan Tol Cilacap–Yogyakarta akan terkoneksi dengan Jalan Tol Gedebage–Tasik–Cilacap, rencana Jalan Tol Pejagan-Cilacap serta dengan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulonprogo.(*)
Simak berita update Tribun Priangan.com lainnya di : Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Trase-Tol-Cilacap-Yogyakarta.jpg)