Ceroboh, Lift Bekas Perusahaan Farmasi Digunakan di Gedung Creative Center Tasikmalaya

Temuan lift di Gedung Creative Center (GCC) Kota Tasikmalaya menggunakan lift bekas pakai disampaikan langsung BPK.

Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Firman Suryaman
Ceroboh, Lift Bekas Perusahaan Farmasi Digunakan di Gedung Creative Center Tasikmalaya 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com Tasikmalaya, Firman Suryaman

TRIBUNPRIANGAN.COM, TASIKMALAYA - Temuan lift di Gedung Creative Center (GCC) Kota Tasikmalaya menggunakan lift bekas pakai disampaikan langsung BPK.

"Pihak BPK membeberkan temuan lift bekas pakai itu pada pertemuan BPK dengan pemerintah daerah se-Priangan Timur," kata Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim, Rabu (10/05/23).

Pihak BPK, lanjut Aslim, bahkan menyebutkan lift tersebut merupakan bekas pakai sebuah perusahaan farmasi milik pemerintah di Bandung.

"Disebutkan pula, lift bekas itu buatan tahun 2005. Jadi sudah lama dan tentu saja bisa membahayakan keselamatan," ujar Aslim.

Untuk mengetahui lebih jelas duduk perkaranya, pihak dewan membentuk panitia khusus (pansus) yang bertugas menelusuri masalah tersebut.

Sebelumnya, Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, menyatakan, pihaknya meminta pemborong untuk mengganti lift dengan yang baru.

"Penggantian lift dengan yang baru sesuai dengan arahan pihak BPK. Diharapkan pihak pemborong segera melaksanakannya," kata Sekda.

Ia menyebutkan dana pembuatan lift di gedung megah yang diresmikan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, ini berkisar Rp 700-800 juta.

Pembangunan GCC didanai Pemprov Jabar dengan total anggaran sekitar 20 miliar (bukan Rp 14 miliar seperti disebutkan dalam berita sebelumnya).

Dugaan penggunaan lift bekas pertama kali diungkap BPK setelah melihat langsung kondisi lift. 

Pihak BPK kemudian memberikan arahan agar lift diganti dengan yang baru, atau ada pengembalian uang negara jika tak diganti.(*) 

Sumber: Tribun Priangan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved