Tol Getaci
UPDATE Tol Getaci, Pemkot Banjar Tidak Setuju Gate Exite Diletakan Di Kertahayu Ciamis: Menyulitkan
(Bappelitbangda) Kota Banjar Tak Setuju Exit Tol Getaci Dibangun di Kertahayu Ciamis, ditakutkan akan menyulitkan pengendara
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Berikutnya, kata Soni, adanya rencana pengembangan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Situbatu dan kawasan PT. Albasi Priangan Lestari dan rencana pembangunan rumah sakit tipe D di Situbatu.
“Juga rencana pengembangan stasiun Karangpucung menjadi terminal peti kemas untuk wilayah Timur Jawa Barat dan pengembangan TPSA Cibeureum dengan cakupan regional,” jelasnya.
Baca juga: 23 Desa 1 Kelurahan dan 4 Kecamatan di Ciamis akan Dilewati Pembangunan Tol Getaci, Ini Daftarnya
Lebih lanjut, Soni mengatakan selain usulan Gate tol Situbatu dan pengembangan kawasan industri.
Nantinya juga akan dilakukan pembangunan Jalan Lingkar Kedungcawung melintasi Desa Karangkamulyan-Jajawar.
Rencana Jalan Lingkar Kedungcawung tersebut sebagai pendukung rencana pembangunan Gate Tol di Situbatu, yang bertujuan untuk memperpendek jarak dari Ciamis ke Pangandaran yang melewati jalan nasional serta membuka akses Banjar bagian barat.
“Itu perencanaan untuk mendukung pengembangan kawasan exit tol. Terkait pelaksanaan nanti kita juga masih menunggu evaluasi RT RW di provinsi,” ujarnya.
Baca juga: 60 Hektare Tanah di 6 Dusun Kabupaten Ciamis Bakal Tergusur Tol Getaci
Diberitakan sebelumnya, Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sedang dalam tahap persiapan kajian pemecahan ruas untuk dilelang ulang.
”Untuk Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap masih dalam tahap persiapan kajian pemecahan ruas untuk pelelangan ulang,” ujar Kepala BPJT Danang, Selasa (28/3).
Jalan Tol Getaci akan melintasi dua provinsi yaitu Jawa Barat sepanjang 171,40 km dan Jawa Tengah sepanjang 35,25 km.
Dengan total 206,65 km menjadikan jalan tol itu sebagai ruas jalan tol terpanjang di Indonesia.
Tol tersebut merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.
Pembangunan Tol Getaci bertujuan memperlancar konektivitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di selatan Jawa Barat.
Baca juga: 5 Desa di Kecamatan Pamarican Ciamis Ini Tidak Terkena Pembangunan Tol Getaci
Tol Getaci terdiri atas 4 seksi, diantaranya Seksi 1 Junction Gedebage – Garut Utara (45,20 km), seksi 2 Garut Utara – Tasikmalaya (50,32 km), seksi 3 Tasikmalaya – Patimuan (76,78 km), dan seksi 4 Patimuan – Cilacap (34,35 km).
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan, alasan dilakukan lelang ulang proyek pembangunan Jalan Tol Getaci karena tidak terjadi penandatanganan perjanjian dukungan pembiayaan perbankan atau financial close.
Dengan demikian target konstruksi Tol Getaci akan mundur, namun Hedy memastikan pengadaan lahan untuk jalan tol tersebut tetap berjalan.(*)
Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di : Google News
4 Kecamatan dan 15 Kelurahan di Kota Tasikmalaya Terdampak Tol Getaci, Berikut Daftarnya |
![]() |
---|
5 Kecamatan dan 17 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Terdampak Pembangunan Tol Getaci, Berikut Daftarnya |
![]() |
---|
Selain SDN 2 Ciparay, 10 Rumah di Dusun Beuty Cidolog Ciamis Bakal Dilewati Tol Getaci |
![]() |
---|
23 Desa 1 Kelurahan dan 4 Kecamatan di Ciamis akan Dilewati Pembangunan Tol Getaci, Ini Daftarnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.