Tanggal 22 Februari

22 Februari Diperingati Sebagai Hari Pramuka Sedunia, Simak Begini Sejarah Lengkapnya

Ini dia informasi tentang seharah Hari Pramuka Sedunia yang diperingati setiap tanggal 22 Februari

Kompas.com
Robert Baden Powell dikelilingi oleh gerakan Pramuka di suatu tempat di Harfordshire selama liburan.(AFP) 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, tak terasa kita sudah masuk di hari Rabu yang bertepatan dengan tanggal 22 Februari 2023.

Bahkan, tinggal menghitung hari kita sudah masuk ke bulan Maret.

Nah, di hari ini ternyata bertepatan dengan Hari Pramuka Sedunia atau Hari Kepanduan Sedunia yang ternyata bertepatan pula dengan hari ulang tahun pendiri Kepramukaan Robert Baden Powell dan juga istrinya, Olave Soames.

Tentu, kamu pun penasaran dengan sejarah hari penting ini.

Berikut Tribunpriangan informasikan hari penting yang jatuh pada 22 Februari ini.

Baca juga: Selain Hari Peduli Sampah Nasional, Berikut Deretan Hari Penting di Tanggal 21 Februari

Mengenal Baden Powell

Tanggal 22 Februari menjadi hari yang spesial karena jutaan asosiasi Pramuka di seluruh dunia berkumpul untuk memperingati Hari Baden Powell.

Melansir dari situs Scout.org, Baden Powell lahir di London pada 22 Februari tahun 1857.

Ayah Baden Powell yang merupakan seorang profesor di Universitas Oxford meninggal dunia saat ia berumur 3 tahun.

Baden Powell merupakan anak kedelapan dari 10 bersaudara.

Baca juga: UPDATE Soal Kenaikan Biaya Haji 2023, PT Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Tahukah kamu? ternyata Baden Powell mendapatkan beasiswa di Charterhouse School yang merupakan sekolah paling bergengsi di Inggris loh Tribuners.

Bahkan di sekolah tersebut Baden Powell mulai tertarik dengan alam terbuka.

Dia kerap pergi ke hutan sekitar sekolah sambil mencari satwa liar, bahkan pernah juga menangkap dan memasak kelinci.

Ketika libur, Baden Powell dan saudara-saudaranya kerap berpetualang bersama.

Baca juga: UPDATE Soal Kenaikan Biaya Haji 2023, PT Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Baden Powell memang tidak dikenal sebagai salah satu anak yang paling berpikiran akademis, namun dia berhasil lolos ujian masuk tentara dan berada di urutan kedua dari beberapa ratus pelamar.

Pada 1903, Baden Powell diangkat sebagai pahlawan nasional karena kemampuannya saat perang Boer.

Baca juga: Selain Hari Pekerja Indonesia, di Tanggal 20 Februari ada Peringatan Apa Lagi? Berikut Informasinya

Sejarah Awal Pramuka di Dunia

Baden Powell berperan penting sebagai penggerak awal Pramuka di seluruh dunia.

Seperti melansir dari Scouts.org, Robert Baden Powell awalnya menginisiasi kegiatan 'Scouting for Boys' di pulau Brownsea.

Baden mengumpulkan 22 anak laki-laki dan membawa mereka berkemah.

Kegiatan tersebut adalah awal mula dari Gerakan Pramuka.

Pada tahun berikutnya, akhirnya Baden Powell menerbitkan buku pedoman 'Scouting for Boys'.

Baca juga: UPDATE Soal Kenaikan Biaya Haji 2023, PT Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Pedoman tersebut pun laris-manis dan dipraktikkan oleh banyak anak laki-laki.

Buku tulisan Baden Powell itu menyebar di seluruh dunia, bahkan telah diterjemahkan ke berbagai bahasa di seluruh dunia.

Tepatnya pada tahun 1910, di usia Baden Powell yang ke-53, dia pensiun sebagai tentara dan mengabdikan hidupnya untuk gerakan Pramuka.

Baca juga: Selain Hari Isra Miraj, Berikut Beberapa Hari Peringatan Lain di Tanggal 18 Februari

Baden Powell berkeliling dunia menginspirasi lebih banyak anak muda untuk bergabung dengan Pramuka.

Nah Tribuners, tepatnya pada tahun 1920 di Inggris, dilangsungkan Jambore pertama di dunia, di mana ada sekitar 8.000 anggota dari 34 negara.

Dari situlah Baden Powell dinobatkan sebagai Bapak Pramuka Dunia yang dibawanya hingga akhir hayat. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved