Senin, 20 April 2026

Berakhir Pekan di Studio Rosid Bandung, Tempat Bernuansa Desa Penuh Lukisan Unik

Berakhir Pekan di Studio Rosid Bandung, Tempat Bernuansa Desa Penuh Lukisan Unik

Dok. Humas Kota Bandung
Studio Rosid di Jalan Cigadung Raya Tengah No 40 Kecamatan Cibeunying, Kota Bandung. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Kota Bandung kerap menghadirkan tempat-tempat unik dan menarik bagi warga dan wisatawan.

Ada satu tempat kece yang menarik perhatian bernuansa desa tempo dulu. Tempat ini bernama Studio Rosid.

Berlokasi di Jalan Cigadung Raya Tengah No 40 Kecamatan Cibeunying, Kota Bandung, studio ini didirikan seperti namanya, Rasid, pada 2003.

Baca juga: KOTC 2023 Kembali Digelar di Bandung, Catat Waktu dan Lokasi Pelaksanaannya

Putra Rosid, Restu, menceritakan, awal mula berdirinya studio ini karena kakeknya yang merupakan seorang petani.

“Berdirinya terinspirasi dari kakek. Jadi, ayah saya dekat sekali dengan kakek yang merupakan petani. Makanya di sini banyak barang-barang antik yang digunakan petani,” ujarnya.

Studio Rosid memiliki beberapa area. Area pertama, yaitu studio yang terdiri dari dua lantai. Lantai satu studio menghadirkan beberapa lukisan yang menggunakan media kayu.

Studio Rosid1
Studio Rosid di Jalan Cigadung Raya Tengah No 40 Kecamatan Cibeunying, Kota Bandung/

Sedangkan di lantai dua lebih banyak menghadirkan lukisan yang menggunakan media kanvas. Bahkan, ada juga lukisan pada sebuah batu.

Area kedua adalah sebuah galeri. Sama seperti area studio, galeri ini juga terdiri dari dua lantai. Kedua lantainya dipenuhi lukisan pada media kanvas yang beberapa diantaranya dibuat menggunakan cat acrylic.

Dari banyaknya karya yang ada di studio, Restu mengungkapkan, karya lumbung padi merupakan karya yang paling unik yang dibuatnya. Karya tersebut terinspirasi dari memori masa lalu Rosid.

Baca juga: Mencicipi Karedok Leunca Legendaris Warung Nasi Ibu Imas di Bandung, Cita Rasa Pedas yang Khas

Rosid juga pernah membuat sebuah lukisan yang menggambarkan sosok ayahnya, beliau menyebutnya dengan “Lukisan Bapak”. Lukisan tersebut pernah menjadi sampul buku cerpen tani dan masuk sejarah seni rupa Indonesia.

Bagi Rosid, lukisan bergambar ayahnya merupakan sebuah inspirasi.

“Lebih baik menggambar atau melukis ayah sendiri daripada pahlawan. Karena ayah merupakan pahlawan dengan ikatan emosional yang lebih dekat dan sangat terasa,” jelasnya.

Baca juga: Sesar Lembang Berpotensi Ancam Bandung Raya, BPBD Jabar Siapkan Kajian Risiko Bencana-Jalur Evakuasi

Tak hanya itu, Studio Rosid juga memiliki sebuah perpustakaan dan kafe. Perpustakaan tersebut merupakan ruangan kecil yang menghadirkan koleksi buku mengenai dunia seni rupa.

Kafenya sudah ada sejak 2017. Menu yang ditawarkan sangat bervariasi, mulai dari makanan berat hingga makanan ringan. Minuman pun tersedia di sini.

Baca juga: Berkunjung ke Imah Babaturan Bandung, Nostalgia Makan di Rumah Teman Sekolah

Studio Rosid sering dijadikan tempat untuk pertunjukan teater maupun workshop.

Tempat ini terbuka untuk umum dan bisa dikunjungi setiap Selasa-Minggu, pukul 11.00-23.00 WIB. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved