Kisah Inspiratif

Mengulik Kisah Inspiratif Yayan, Guru Honorer Belasan Tahun yang Kuliahkan Anak Hingga Jadi Bidan

Perjuangan Yayan Maryanah (46) guru honorer asal Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi tidak sia-sia, Jumat (13/01/2023).

Tribun Priangan/ Dian Herdiansyah.
Yayan Maryanah (46) guru honorer SDN Suradita Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Sukabumi, Dian Herdiansyah. 

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUKABUMI -  Perjuangan Yayan Maryanah (46) guru honorer asal Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi tidak sia-sia, Jumat (13/01/2023).

Kendati gaji honor perbulan di sekolahnya hanya Rp 600 ribu, dan tidak sebanding dengan pengeluaran setiap harinya Rp 50 Ribu.

Namun dengan ia menjadi guru honor di sekolah SDN Suradita, mendapatkan berkah tersendiri bagi kehidupan keluarganya.

Baca juga: Bolehkah Lato-lato Dibawa ke Sekolah? Begini Kata Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis 

Patut diacungi jempol, Yayan guru honorer yang tiga orang anak ini pun sukses menyekolahkan anaknya hingga pendidikan perguruan tinggi.

Bahkan saat ini, anaknya yang pertama sudah lulus dan mejadi tenaga medis Bidan

"Meski gaji honor apa adanya. Alhamdulillah anak yang pertama sudah lulus kuliah dan jadi bidan," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, 

Baca juga: UPDATE Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19 Hingga Rp 38 M, Kejari Purwakarta Segera Umumkan Tersangka

"Kemudian anak kedua sekarang masih kuliah, dan yang ke tiga masih 9 tahun masih SD," tutur Yayan. 

Yayan mengungkapkan, selain ia menjadi guru honorer, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ia berjualan kue secara online dan jajanan anak-anak di Madrasah. 

"Saya kalau siang itu jualan jajanan anak-anak di Madrasah dan jualan kue secara online," katanya.

Baca juga: Salat Jumat Kedua di Masjid Al Jabbar, Jamaah Semakin Penuh dan Tertib

Yayan pun, mengakui menginginkan diangkatnya jadi guru ASN atau P3K. Namun sudah beberapa kali daftar tidak diterima. 

"Udah sering ikut CPNS terakhir P3K. Ya gitu tidak masuk," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Suradita Edi Junaedi, mengatakan, guru Honorer Yayan memang sangat inspiratif bagi guru-guru lainnya

Baca juga: Ibu dan Dua Anak Asal Cianjur Ditemukan Tewas di Bekasi, Sang Suami Menghilang

Ia merupakan sosok Ibu yang mampuh membuat solusi sendiri dan tidak pernah mengeluh dengan mengajar 16 tahun di pelosok yang gajinya tidak seimbang dengan pengeluaranya.

"Sungguh sosok guru yang luar biasa, selama ia mengajar disini tidak pernah mengeluh. Kalau dilihat dari pengorbanan selama belasan tahun ia sudah layak diangkat jadi ASN," ungkapnya.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved