Sering Mati Listrik, Relawan Santri Berikan Bantuan Genset untuk Ponpes Al-Barkah

Sering Mati Listrik, Relawan Santri Berikan Bantuan Genset untuk Ponpes Al-Barkah

Istimewa
Relawan Santri Dukung Ganjar Jawa Barat memberikan bantuan berupa genset, pengeras suara, dan amplifier untuk Ponpes Al-Barkah, Kabupaten Tasimalaya. 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Sejumlah santri memberikan bantuan genset untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Barkah di Kampung Cicadas, Desa Tawong Banteng, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (7/1/2023).

Genset tersebut diberikan para santri yang tergabung dalam Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Jawa Barat.

Koordinator Wilayah SDG Jabar, Ahmad Hakiki mengatakan, bantuan genset diberikan karena Ponpes Al-Barkah kerap mengalami mati listrik.

Baca juga: PPP Ciamis Rekomendasikan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo

Selain memberikan genset, relawan juga menyerahkan bantuan lainnya berupa pengeras suara dan amplifier.

"Sebelumnya kami sudah bersilaturahmi dan melakukan survei kepada pondok pesantren ini. Kami menanyakan kebutuhan apa saja yang urgen. Kami mengetahui bahwa ponpes ini membutuhkan genset, amplifier, dan toa untuk aktivitas sehari-hari," ujar Hakiki.

Melalui bantuan itu, Hakiki berharap aktivitas pondok pesantren bisa lebih lancar.

Baca juga: Gus Muhaimin Minta Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Pesantren di Cianjur

Para santri tidak perlu lagi khawatir saat mati listrik, dan bisa terus melanjutkan pembelajarannya.

"Harapannya, supaya pondok pesantren ini aktivitasnya bisa terus berjalan lancar serta penyiaran Islam dan kegiatan santri tidak terganggu. Jadi kalau nanti mati lampu, ada solusinya berupa genset," jelas Hakiki.

Hakiki menuturkan, peralatan yang diberikan para relawan juga bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat sekitar ponpes.

Baca juga: Anies Baswedan Berkunjung ke Tasikmalaya, Silaturahmi dengan Ulama dan Pimpinan Pesantren

"Masyarakat juga bisa memanfaatkan genset itu ketika ada acara. Misal ada pengajian rutin, atau pun kegiatan-kegiatan pesantren bersama masyarakat," tuturnya.

Dalam kunjungannya ke Ponpes Al-Barkah, para relawan juga menggelar doa bersama untuk bangsa dan rakyat Indonesia.

Bersama para santri, doa bersama digelar untuk meminta kesejahteraan rakyat, serta dijauhkan dari bencana alam yang beberapa waktu terakhir sering melanda.

Baca juga: Sapa Wargi Ciamis, Anies Baswedan Dijadwalkan akan Bertemu dengan 400 Pimpinan Pondok Pesantren

Relawan juga menyempatkan untuk mengunjungi rumah warga di sekitar ponpes guna memberikan sejumlah pakaian muslim, seperti sarung, kain hijab, hingga peci.

"Kami akan terus melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk membantu masyarakat dan pondok pesantren di Jawa Barat," pungkasnya.

Sementara kepala pengurus Ponpes Al-Barkah, Undang Mustofa mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan genset, amplifier, dan pengeras suara yang telah diberikan.

Baca juga: 17 Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya Masuk Kategori Waspada Terdampak Hujan Lebat

Dirinya mengakui, santri dan masyarakat sekitar ponpes memang sangat membutuhkan peralatan-peralatan tersebut.

"Selain untuk pesantren, untuk masyarakat juga bermanfaat. Seandainya ada hajatan-hajatan, juga Alhamdulillah," ujar Undang. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved