TKI Asal Sumedang Disekap di Arab Saudi
UPDATE 10 TKI Asal Sumedang yang Disekap di Riyadh Minta Dibebaskan, Ancam Dobrak Pintu
Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus merengek memohon bantuan Presiden Jowo Widodo, Gubernur Jawa Barat
Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Kiki Andriana dari Sumedang
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus merengek memohon bantuan Presiden Jowo Widodo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir agar bisa segera dipulangkan ke Indonesia.
Ada 10 warga Sumedang disekap, alih-alih bekerja. Mereka berangkat dengan visa umrah. Diberangkatkan penyalur tenaga kerja secara ilegal.
Telah sekitar dua bulan mereka disekap di sebuah gedung. Tak bisa berhubungan dengan dunia luar. Menggunakan ponsel pun harus sembunyi-sembunyi.
Baca juga: Bupati Sumedang Siapkan Skema Bisnis Rest Area Tol Cisumdawu, 70 Persen Harus Produk UMKM Sumedang
"Kami pengen ke Pak Jokowi langsung. Bebasin kami, Pak," kata kata EF (35), PMI asal Bumi Cipacing Permai, Desa Cipacing, Jatinangor, Sumedang kepada TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Minggu (11/12/2022).
EF mengatakan kondisi di tempat penyekapan sudah darurat dan sangat mendesak bagi mereka untuk ke luar dari tempat itu.
Dan alangkah lebih baik, bukan hanya keluar dari tempat itu namun juga pulang kembali ke rumah di Sumedang, Indonesia.
Baca juga: Pukul Kaca Bench saat Persib Bandung Comeback 2-1 dari Persebaya Surabaya, Luis Milla Minta Maaf
"Kondisinya mendesak banget, pasti aku kerahin semua PMI biar dobrak pintu belakang," katanya.
EF mengatakan ada sekitar ratusan orang di tempat itu selain warga Sumedang. Mereka masih berasal dari kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Sebelumnya, diberitakan bahwa 10 orang PMI asal Sumedang disekap di Riyadh setelah berangkat melalui PT Arco. Informasi yang berkembang, menurut EF, 10 PMI itu tersebar di tiga tempat, yakni di Riyadh, di Damman, dan di Jeddah.
Baca juga: Maroko Catat Sejarah, Tim Benua Afrika Pertama yang Tembus Semifinal Piala Dunia
"Ada 9 orang lain di Damman dan Jeddah, masih satu perusahaan,"
"Kami cuman minta (Pak Jokowi) datang langsug ke sini, tolong," katanya.
Dia mengatakan sejak diberitakan oleh TribunJabar.id tentang kondisinya itu di Riyadh, sejumlah pihak telah mencarinya untuk menginterogasi. Dia ketakutan dan ingin selamat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/PMI-asal-Sumedang.jpg)