Garut Festival 2022

Batik dan Tenun Khas Garut Akan Hadir di Garut Festival 2022, Mulai Kamis 8 Desember Ini

IKM yang ikut serta adalah Viera Sutra Alam yang bergerak di bidang tenun sutra dan batik akan hadir di acara Garut Festival (G-Fest) 2022

Penulis: Nappisah | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Suasana Butik Viera Sutra Alam di Jalan Raya Bandung - Garut No 34-14, Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nappisah

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, menggelar Garut Festival (G-Fest) 2022 mulai Kamis 8 Desember sampai Sabtu 10 Desember 2022. 

Acara yang melibatkan industri kecil menengah (IKM) ini akan diselenggarakan di Pendopo dan Alun-alun Garut. 

Salah satu IKM yang ikut serta adalah Viera Sutra Alam yang bergerak di bidang tenun sutra dan batik akan hadir di acara Garut Festival 2022 (G-Fest). 

"Event yang berkualitas, menampilkan produk unggulan Garut dari berbagi Industri, berbangga bisa ikut serta di event tersebut," ujar Ruda Pratama (31), owner Viera Sutra Alam, saat ditemui Tribunjabar.id, Rabu (7/11/2022).

Baca juga: Pengunjung Tak Sabar Ingin Hadiri Garut Festival 2022, Siap Berburu Kuliner dan Spot Selfie

Baca juga: Pengamat Ekonomi Unpas Nilai Perhelatan Garut Festival 2022 Bagus untuk Pasarkan Produk IKM

Ia menuturkan, kesempatan untuk mengenalkan brand dari Garut dengan keunggulan yang bervariatif melalui acara G-Fest 2022

"Viera Sutra Alam ini dari tahun 2003 dengan spesialis tenun, jika dulu kita hanya satu segmen market saja, memproduksi kain putih untuk di supply ke pengrajin batik di daerah Jawa," ujar Ruda. 

Kini, produknya kian bervariatif, salah satunya kolaborasi dengan ecoprint, perajin, dan pelukis.

"Kita mengembangkan batik Garut, dengan konsep warna-warna alam, tidak menghilangkan esensi batik Garut," katanya. 

Ia berharap, sebagai pelaku IKM dapat mengembangkan dan mengenalkan keunggulan yang merupakan produk kebudayaan di kancah internasional. 

"Pemerintahan Garut akan membantu mengenalkan di skala nasional dan internasional. Menjadi visi dari Viera Sutra Alam, ketika setiap orang berbicara batik, yang dibahas batik Cirebon, batik Pekalongan. Padahal batik Garut juga sudah ada sejak lama," jelasnya. 

Harga yang dijual tenun Rp 600 ribu sampai Rp 7 juta dan batik Rp 3,5 juta. 

Viera Sutra Alam_2
Motif Batik Garutan Merak Ngibing dari Viera Sutra Alam.

Guna mempertahankan eksistensi Viera Sutra Alam, kata ia, terus berinovasi dari sisi motif, warna dan pengembangan marketing digital.

"Di saat pandemi, penjualan masih tetap berjalan, karena kita sudah memasarkan produk secara digital," katanya. 

Dalam penyelenggaraan G-Fest 2022, akan ada inkubasi untuk para IKM dan Start Up Digital di Garut. 

"Tak hanya ajang promosi, semoga bisa matching dengan para investor," ujar Ruda. (*) 

 

Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved