Jumat, 15 Mei 2026

Musisi Asal Sunda

'Michael' Darso, Si Raja Pop Sunda yang Karyanya Tak Lekang oleh Zaman, Ini Profilnya

45 tahun lebih Hendarso membawakan alunan musik calung, alat musik dari bambu, yang kemudian dipadukannya dengan dangdut dan pop berlirik Bahasa Sunda

Tayang:
Kompas.com
Hendarso Alias Darso 

Sikap rendah hatinya itu membuat dia juga disebut Pak Haji meski Darso belum menunaikan ibadah haji.

”Nyawa aing siganamah tereh beak lamun difotoan wae. Tapi sakali deu urang mah resep mun ningali nu lain senang (Nyawa saya cepat habis kalau difoto terus.... Tetapi, sekali lagi, saya ikut bahagia kalau melihat orang lain senang),” ujarnya.

Di balik gaya yang nyeleneh, Darso tetap menyimpan harapan, salah satunya ia kerap merasa prihatin dengan perhatian pemerintah terhadap musik tradisional.

Pemerintah hanya bicara soal melestarikan kesenian daerah, tetapi tak banyak hal yang dilakukan untuk mewujudkannya.

Darso juga berharap seniman calung atau pop Sunda yang berusia muda tak berhenti hanya meniru gayanya, dan berharap sebaiknya mereka juga bisa menemukan jati diri dan mensyukuri apa yang telah didapatkan.

Darso tetap percaya, bila kita melakukan pekerjaan itu dengan hati, termasuk menyanyi, pasti akan menuai sukses.

”Kata orang, suara saya bagus dan harus ditiru. Tetapi, semua ini bukan milik saya, melainkan milik Tuhan. Kalau mau, mungkin sekarang suara ini bisa dibuat-Nya rusak,” kata Darso mengingatkan.

Soal kehidupan pribadinya, Darso sendiri memilikir dua orang istri dan tiga orang anak.

Yang mana istri pertamanya bernama Epong telah dulu meninggal dunia, dan istri yang sekarang bernama Lina Marlina.(*)

 

Sumber: Kompas
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved