Selasa, 12 Mei 2026

Di Balik Berdirinya MAN IC Sumedang, Ada Perjuangan Panjang Komisi III DPRD

Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang akhirnya resmi dimulai melalui ground breaking di Desa Sakurjaya.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: bisnistribunjabar
TribunJabar.id/Kiki Andriana
SUMEDANG - Wakil Menteri Agama RI Romo R. Muhammad Syafii, bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat Dudu Rohman, dan Ketua Komisi III DPRD Sumedang Endang Taufiq FR, saat peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Selasa (12/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan MAN Insan Cendekia Sumedang resmi dimulai melalui ground breaking di Desa Sakurjaya, Ujungjaya, Selasa (12/5/2026).
  • DPRD Sumedang, khususnya Komisi III, disebut berperan besar mengawal usulan MAN IC di tengah persaingan ketat dengan daerah lain di Jabar.
  • Wamenag Romo Syafii menegaskan MAN IC merupakan madrasah unggulan nasional yang diharapkan melahirkan generasi berprestasi dengan keseimbangan IPTEK dan IMTAQ.

Laporan : Kiki Andriana 

TRIBUNPRIANGAN.COM - SUMEDANG - Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang akhirnya resmi dimulai melalui ground breaking di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Selasa (12/5/2026). 

Di balik berdirinya sekolah unggulan nasional tersebut, tersimpan proses panjang dan persaingan ketat agar Sumedang bisa terpilih menjadi lokasi pembangunan MAN IC pertama di Jawa Barat.

Ketua Komisi III DPRD Sumedang Endang Taufiq FR mengatakan hadirnya MAN IC di Sumedang merupakan hasil perjuangan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumedang yang sejak awal mengawal proses pengusulan sekolah tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih khususnya kepada keluarga besar Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang yang telah berjuang luar biasa mengawal usulan pendirian MAN IC di Kabupaten Sumedang,” ujar Endang saat menghadiri ground breaking MAN IC Sumedang.

Menurutnya, perjuangan menghadirkan MAN IC tidak mudah karena Sumedang harus bersaing dengan sejumlah daerah lain di Jawa Barat untuk mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat.

“Saya tahu persis bagaimana tidak mudahnya kita bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat untuk bisa dipercaya menjadi tuan rumah MAN IC ini,” katanya.

Ia menyebut dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pemikiran dan pengawalan kebijakan, tetapi juga dukungan moral hingga pengorbanan material demi mewujudkan sekolah unggulan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sumedang, khususnya Komisi III, yang terus mengawal proses pembangunan MAN IC hingga terealisasi.

“Terima kasih ya Pak Endang Dewan yang terus mengawal,” ujar Dony dalam sambutannya.

Dony berharap MAN IC Sumedang mampu melahirkan generasi unggul yang memiliki kemampuan akademik sekaligus nilai kebangsaan dan keagamaan yang kuat.

“Akan lahir diplomat, akan lahir ekonom, lebih dari itu akan lahir pemimpin masa depan yang harus terus membumi nilai kebangsaan dan nilai keagamaan,” katanya.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kekayaan terbesar suatu daerah. Karena itu, kehadiran sekolah unggulan seperti MAN IC dinilai penting untuk mencetak pemimpin masa depan.

“Kualitas SDM akan lahir dari sekolah yang unggul,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI Romo Syafii menegaskan MAN IC merupakan salah satu madrasah unggulan nasional yang telah banyak melahirkan lulusan berkualitas dan diterima di perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved