10 Camilan dan Minuman Hangat Khas Sumedang yang Cocok Dinikmati Saat Hujan
Berikut 10 pilihan kudapan dan minuman khas Sumedang yang paling pas disantap saat hujan, lengkap cara mendapatkannya serta manfaatnya bagi tubuh
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG — Hujan yang turun tiga hari berturut-turut, dan mungkin sampai akhir pekan ini di Sumedang bukan sekadar membawa udara dingin, tetapi juga menghidupkan kembali kebiasaan lama, menikmati camilan dan minuman hangat.
Dari dapur rumah hingga warung kecil di pinggir jalan, camilan dan minuman ini biasanya tersedia. Dengan demikian, mudah didapat.
Berikut ini sepuluh pilihan kudapan dan minuman khas Sumedang yang paling pas disantap saat hujan, lengkap dengan cara mendapatkannya serta manfaatnya bagi tubuh.
1. Bandrek
Bandrek mudah ditemukan di warung tradisional atau dibuat sendiri di rumah dengan jahe, gula aren, dan rempah seperti kayu manis serta cengkih.
Minuman ini dikenal mampu menghangatkan tubuh, melancarkan peredaran darah, dan membantu mencegah masuk angin, terutama saat hujan turun seharian.
Baca juga: Hujan Mengguyur Sumedang Tiga Hari Berturut-turut, BMKG Prediksi Hujan Berlanjut Hingga Akhir Pekan
2. Bajigur
Bajigur terbuat dari santan, gula aren, dan jahe. Di Sumedang, minuman ini kerap dijajakan sore hari. Umumnya ada pedagang bajigur yang mobile dengan menggunakan sepeda motor lengkap dengan pengeras suara kecil yang memberitahukan masyarakat bahwa ada tukang bajigur dengan ungkapan "bajigur dongkap!" yang artinya bajigur telah datang.
Kandungan santan pada bajigur memberikan energi tambahan, sementara jahe membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil di udara dingin.
3. Kopi Tubruk Hitam
Kopi hitam tubruk dapat dinikmati di warung kopi kampung atau diseduh sendiri di rumah.
Selain menghangatkan, kafein dalam kopi membantu menjaga fokus dan mengusir rasa kantuk yang sering muncul saat cuaca mendung.
4. Teh Panas Gula Batu
Teh panas diseduh dengan gula batu atau gula aren cair. Minuman ini sederhana namun tetap jadi favorit.
Teh hangat membantu melegakan tenggorokan, memberi efek relaksasi, dan menjaga tubuh tetap terhidrasi di cuaca lembap.
5. Surabi Oncom
Bukan singkatan dari "Suara Rakyat Bingung". Ini adalah camilan khas Sumedang dan Sunda pada umumnya, Surabi. Surabi oncom dibuat dari adonan tepung beras yang dipanggang dan diberi topping oncom berbumbu. Bisa ditemukan di penjual surabi tradisional.
Camilan ini mengenyangkan dan memberikan energi cepat, cocok disantap saat hujan membuat tubuh cepat lapar.
6. Colenak
Colenak atau Peuyeum Bakar Saus Kinca dibuat dari tape singkong (peuyeum) yang dibakar lalu disiram kinca gula aren.
Fermentasi tape membantu pencernaan, sementara sajian hangatnya membuat perut lebih nyaman saat udara dingin. Kalau melintas ke Jalan Cadas Pangeran, banyak sekali pedagang ubi Cilembu yang sekaligus menjajakan peuyeum gantung.
7. Ubi Rebus
Ubi rebus mudah dibuat di rumah dan kerap jadi camilan sore saat hujan. Ubi rebus ini bisa berbahan ubi dari Cilembu. Tapi umumnya, kalau di Sumedang, ubi Cilembu disajikan dengan cara dipanggang.
Kandungan karbohidrat kompleksnya membantu menjaga stamina dan memberi rasa kenyang lebih lama, sekaligus menghangatkan perut.
8. Pisang Kukus
Pisang kukus sering disajikan sederhana tanpa tambahan apa pun.
Buah ini baik untuk pencernaan dan menjaga energi tubuh, terutama saat aktivitas berkurang karena hujan.
9. Tahu Sumedang Panas
Tahu Sumedang paling nikmat disantap selagi panas, dengan cabai rawit atau sambal kecap. Sejak zaman Ong Bungkeng, tokoh legendaris perintis Tahu Sumedang, yaitu seorang imigran Tionghoa yang memulai usaha tahu sejak tahun 1917 di Sumedang, Tahu Sumedang semakin tersohor sebagai camilan yang enak.
Protein nabati dalam tahu membantu menjaga daya tahan tubuh, sementara sajian panasnya membuat badan lebih hangat.
10. Wedang Jahe Murni
Wedang jahe bisa dibuat sendiri hanya dengan jahe geprek dan gula aren. Minuman ini efektif untuk menghangatkan tubuh, meredakan perut kembung, serta membantu mencegah masuk angin saat hujan berkepanjangan.
Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News
| Pensiunan BUMD Kendalikan Peredaran Miras di Cikoneng Ciamis |
|
|---|
| Rekomendasi 5 Tempat Wisata Hits di Sumedang Untuk Akhir Pekan Ini |
|
|---|
| Cuaca Hari Ini di Kota Tasikmalaya: 8 Kecamatan Hujan, 2 Berpotensi Lebat |
|
|---|
| Sumedang Bersholawat Jadi Ikhtiar Batin untuk Kemajuan Pembangunan Daerah |
|
|---|
| HJS Ke-448, Sumedang Dorong Pelestarian Budaya untuk Perkuat Arah Pembangunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Pembeli-Ubi-Cilembu-Sepi-Setelah-Kehadir.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.