Rabu, 13 Mei 2026

Wakil Bupati Sumedang Tekankan Peran Pancasila dalam Keputusan Etis Mahasiswa

Pesan itu disampaikan Fajar saat memberikan kuliah umum bertema Pengambilan Keputusan Etis Berbasis Pancasila dalam Situasi Nyata Korupsi di Unwim

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Humas Pemkab Sumedang untuk Tribun Jabar
BERI KULIAH UMUM - Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila saat memberikan kuliah umum bertema Pengambilan Keputusan Etis Berbasis Pancasila dalam Situasi Nyata Korupsi di Universitas Winaya Mukti, Kamis (15/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Wabup Sumedang tekankan Pancasila sebagai dasar keputusan etis.
  • Pesan disampaikan dalam kuliah umum di Unwim kepada mahasiswa.
  • Penguatan integritas dan antikorupsi penting bagi calon pemimpin.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pengambilan keputusan etis, khususnya di tengah tantangan praktik korupsi dan krisis integritas.

Pesan tersebut disampaikan Fajar saat memberikan kuliah umum bertema Pengambilan Keputusan Etis Berbasis Pancasila dalam Situasi Nyata Korupsi di Universitas Winaya Mukti, Kamis (15/1/2026).

Kuliah umum tersebut diikuti mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan.

Menurut Fajar, setiap keputusan memiliki konsekuensi moral dan sosial yang harus dipertimbangkan secara matang. Karena itu, mahasiswa perlu menjadikan Pancasila sebagai kompas nilai dalam bertindak.

Baca juga: Jalan di Perbatasan Sumedang–Indramayu Diperbaiki Akhir Januari 2026

“Pahami nilai-nilai Pancasila untuk membuat keputusan yang bermoral dan etis. Setiap tindakan ada konsekuensinya,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa di era kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, nilai etika kerap terpinggirkan. Oleh sebab itu, penguatan pendidikan Pancasila dan antikorupsi menjadi penting, tidak hanya untuk membentuk lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga berintegritas.

“Ketika aturan bisa saja dilanggar, nilai harus tetap dijaga. Integritas adalah fondasi keadilan sosial,” katanya.

Menutup kuliah umum, Fajar mengingatkan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan agar tidak takut menjaga integritas dalam setiap keputusan yang diambil. (***Kiki Andriana***)

 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved