Bupati dan Wabup Dorong HIPMI Sumedang Perkuat Kolaborasi Bangun Ekonomi Daerah

Pemkab Sumedang menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumedang yang resmi dilantik

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Kiki Andriana
DUKUNG HIPMI - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila saat menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumedang , di Gedung Negara Sumedang, Sabtu (10/1/2026). Pemkab Sumedang dukung penuh terhadap kepengurusan baru HIPMI Kabupaten Sumedang yang resmi dilantik di Gedung Negara Sumedang, pada Sabtu (10/1/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Sumedang dukung penuh kepengurusan baru HIPMI Sumedang.
  • HIPMI diharapkan bersinergi dorong UMKM, ketahanan pangan, dan ekonomi lokal.
  • Pemda tekankan peningkatan SDM dan serapan tenaga kerja lokal.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana 

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumedang yang resmi dilantik di Gedung Negara Sumedang, pada Sabtu (10/1/2026). 

Dukungan tersebut diberikan agar HIPMI Sumedang terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi dan kewirausahaan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, HIPMI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mencetak pelaku usaha yang tangguh sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi lokal.

“HIPMI bisa terus jadi bagian yang terus mengawal semangat enterpreuneurship perusahaan, mendukung dan mendampingi UMKM, serta menjaga denyut nadi ekonomi lokal di Sumedang,” ujar Dony.

Baca juga: Pengurus HIPMI Sumedang 2025-2028 Resmi Dilantik, Siapkan Sekolah Bisnis untuk Bangun Ekonomi Lokal

Menurutnya, arah gerak HIPMI Sumedang yang fokus pada penguatan produksi pangan lokal dan pembinaan pelaku usaha sejalan dengan kebijakan pembangunan di berbagai level pemerintahan, mulai dari pusat hingga daerah. 

Program ketahanan pangan yang digaungkan pemerintah pusat, penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat provinsi, hingga upaya Pemkab Sumedang mendorong perputaran ekonomi lokal membutuhkan kolaborasi nyata dengan dunia usaha.

Dony juga menilai keterlibatan HIPMI dalam membangun ekosistem kewirausahaan, termasuk mendukung suplai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari produksi lokal, merupakan contoh konkret sinergi antara pengusaha muda dan pemerintah.

“Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor besar, tetapi juga mengakar kuat di desa dan masyarakat,” katanya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Alidila menyebut HIPMI merupakan bagian penting dari pentahelix pembangunan daerah yang dapat bersinergi dengan pemerintah ke depan.

“Sesuai instruksi Pak Bupati, tolong serap tenaga kerja lokal kita. SDM harus siap untuk meng-upgrade diri. Artinya pemuda-pemudi Sumedang harus disiapkan skill dan mentalnya,” ujar Fajar.

Ia menekankan pentingnya keseriusan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pelatihan kerja.

“Misalnya kalau nanti mereka akan latihan di Balai Latihan Kerja, harus serius. Jangan karena merasa, mohon maaf, malas-malasan, sehingga pengusaha jadi kecewa,” ucapnya.

Fajar menambahkan, masuknya investasi ke daerah sangat ditentukan oleh kualitas SDM dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved