Selasa, 12 Mei 2026

Bupati Dony Minta Kadis Perkimtan Sumedang Rajin Cek ke Lapangan

Bupati Dony pun meminta agar Kepala Disperkimtan turun ke lapangan dalam mengecek pekerjaan.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Humas Pemkab Sumedang untuk Tribun Jabar
BERI ARAHAN - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat memberikan arahan pembinaan Sakip dan Penajaman Renstra di Dinas Perkimtan, Kamis (11/12/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meminta semua pegawai di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan ( Perkimtan) terus bersemangat. Dia berpesan agar semuanya bekerja keras dan bekerja dengan hati dalam melayani masyarakat. 

"Kalau dengan hati bekerjanya akan lebih sungguh-sungguh karena mencintai pekerjaan. Saya minta untuk semangat bekerja keras dan dengan hati,"

"Kalau dengan hati bekerja akan sungguh-sungguh. Sehingga fashion nya ada dijiwai. Kalau fashionnya ada akan bahagia dan senang," kata Dony Ahmad Munir saat memberikan arahan pembinaan Sakip dan Penajaman Renstra di Dinas Perkimtan, Kamis (11/12/2025). 

Dony berpesan, agar melaksanakan pekerjaan sesuai dengan aturan. Sesuai dengan norma-norma yang ada.  

"Saya minta bekerja sesuai aturan. Normatif penuhi dan pembangunan harus berkualitas dan tahan lama. Sehingga akan dikenang oleh masyarakat," pesannya.

Baca juga: Jelang Libur Nataru, BPBD Sumedang Siap Hadapi Kemungkinan Cuaca Ekstrem

Bupati Dony pun meminta agar Kepala Disperkimtan turun ke lapangan dalam mengecek pekerjaan. Pengecekan langsung akan membuat pekerjaan selesai tepat waktu dan dalam keadaan bagus. 

“Kadis harus turun ke lapangan cek ricek pekerjaan. Kalau cek ke lapangan akan mengetahui kualitas pekerjaan. Kalau tidak sesuai pekerjaanya jangan dibayar.  Kalau sudah dibayar harus diperbaiki dalam pemeliharaannya.  Kita harus tegas dalam pengawasan dan berlapis," katanya. 

Dony menyebutkan,  jangan membuat celah orang mempermasalahkan pekerjaan dan diviralkan di media sosial, menjadi persoalan. 

"Jangan sedikit pun membuat celah orang mempersalahkan pekerjaan. Kalau pun sudah maksimal dalam bekerja dan masih ada persoalan. Kita akan enak menghadapinya tidak ada beban. Caranya normatif sesuai aturan dan pekerjaan berkualitas," katanya. (***Kiki Andriana***)

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved