Selasa, 12 Mei 2026

Jelang Libur Nataru, BPBD Sumedang Siap Hadapi Kemungkinan Cuaca Ekstrem

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto mengatakan wilayah Sumedang menurut BMKG masih akan terus mengalami hujan dan cenderung lebat

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Humas Pemkab Sumedang untuk Tribun Jabar
KESIAPSIAGAAN BPBD SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto (kanan) saat mengecek kesiapsiagaan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Jumat (31/10/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang bersiap menghadapi pengamanan libur natal dan tahun baru 2026. 

Di tengah cuaca yang tidak menentu, BPBD bersiap dengan kemungkinan cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem dapat memicu sejumlah bencana terjadi di Sumedang seperti banjir, longsor, pergerakan tanah, dan pohon tumbang. 

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto mengatakan wilayah Sumedang menurut BMKG masih akan terus mengalami hujan dengan kecenderungan dari hujan intensitas sedang ke ringan. 

"Terkait kesiap siagaan personel, kami sudah menyiapkan pegawai BPBD dan pemetaan wilayah yang kemungkinan akan terjadi bencana seperti longsor atau banjir," kata Bambang kepada TribunJabar.id, Kamis (11/12/2025). 

Baca juga: Pemkab Sumedang Sabet Penghargaan Bergengsi IGA Awards 2025

Dia mengatakan, pihaknya saat ini tengah menjaling koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya seperti TNI dan Polri, serta dinas-dinas lain di Pemkab Sumedang yang bertalian dengan urusan kebencanaan tersebut. 

"Tinggal kita berkolaborasi, koordinasi, dan bergabung dengan tim dari Polres dan Kodim, dengan OPD yang lainnya," katanya. 

Meski demikian pemetaan telah dilakukan, dia menyebut bahwa hingga kini belum ada kesepakatan akan mendirikan berapa banyak posko pengamanan dan keselamatan Nataru 2026.  

"Belum ada rapat lanjutan soal posko, nanti kita menunggu dari Pak Kapolres, biasanya diinformasikan berapa pos yang harus disiagakan," kata Bambang. 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved