Selasa, 12 Mei 2026

Bupati Sumedang Jadi Mentor PKN, Jelaskankan Soal Transformasi Birokrasi Berbasis Kinerja

Pemkab Sumedang yang terus berbenah dalam soal birokrasi, membuat Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir diundang menjadi mentor di PKN

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Humas Pemkab Sumedang untuk Tribun Jabar
JADI MENTOR PKN - Dony Ahmad Munir menjadi mentor dalam Seminar Implementasi PKN Tingkat I yang digelar di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Pejompongan, Jakarta, Selasa (9/12/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang yang terus berbenah dalam soal birokrasi, membuat Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir diundang menjadi mentor di Pelatihan Kepempimpinan Nasional (PKN). 

Dony Ahmad Munir menjadi mentor dalam Seminar Implementasi PKN Tingkat I yang digelar di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Pejompongan, Jakarta, Selasa (9/12/2025). 

Kehadiran Bupati sekaligus memberikan dukungan atas aksi perubahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Hj. Tuti Suswati selama ini yang telah terus berjuang menjadikan birokrasi di Sumedang semakin bagus, dan sama-sama hadir dalam PKN itu. 

Partisipasi Bupati Dony sebagai mentor dalam forum nasional ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperkuat kapasitas pemimpin daerah dan mendorong transformasi birokrasi.

Baca juga: Pemkab Sumedang Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Seminar dimulai dengan pemaparan Sekda Sumedang, Hj. Tuti Suswati, menyampaikan aksi perubahan yang diberi nama Smart Investment Experience (SIX).

Dalam paparannya, Hj. Tuti menjelaskan bahwa SIX merupakan pengembangan sistem informasi sebelumnya, SIPIPI, yang masih bersifat satu arah dan tidak interaktif.

“Melalui SIX, investor dapat berkomunikasi langsung melalui platform tanpa harus bertemu fisik. Ini untuk menghindari praktik yang tidak diharapkan sekaligus mempercepat layanan,” katanya.

Ia juga memaparkan sejumlah manfaat SIX, seperti, Akses informasi lahan dan legalitas yang terintegrasi dengan Gistaru, Mendukung peningkatan investasi daerah, Pendampingan investor oleh tim inti, Branding investasi melalui katalog potensi, media visual, dan souvenir resmi.

Hj. Tuti menyebut sistem ini telah menarik dukungan dari pemerintah pusat dan berpotensi direplikasi secara nasional.

Bupati Dony menegaskan bahwa SIX merupakan langkah besar reformasi pelayanan investasi di Sumedang.

“Dengan SIX, semua data investasi berada dalam satu portal. Investor mendapatkan pengalaman utuh mulai dari pengajuan, izin, hingga pendampingan,” kata Dony. 

Menurutnya, SIX mulai menunjukkan dampak nyata. Investasi daerah tercatat mencapai Rp4,5 triliun dan diproyeksikan menembus Rp6 triliun dalam waktu dekat. Sejumlah investor besar juga mulai melakukan ekspansi, termasuk Garuda Food.

“Kami yakin SIX akan menjadi model nasional dan direplikasi daerah lain,” katanya. 

Tim evaluator nasional, termasuk Andi Taufik, memberikan apresiasi atas inovasi SIX. Namun, mereka memberikan masukan agar platform investasi tersebut mengadopsi prinsip SDGs (Sustainable Development Goals) yang berlandaskan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved