Selasa, 19 Mei 2026

Sound for Humanity di Unpad Jatinangor Tebarkan Empati untuk Palestina

Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menggelar konser musik bertajuk "Sound for Humanity, Bersama untuk Palestina

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Kiki Andriana
KONSER MUSIK - Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menggelar konser musik bertajuk "Sound for Humanity, Bersama untuk Palestina" di Lapangan Merah Unpad, di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (28/11/2025). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id,Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menggelar konser musik bertajuk "Sound for Humanity, Bersama untuk Palestina" di Lapangan Merah Unpad, di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (28/11/2025). 

Konser itu merupakan rangkaian dari Dies Natalis ke-68 Unpad yang berlangsung tahun 2025 ini. Konser musik tersebut diharapkan menjadi media untuk menebarkan empati kepada mahasiswa dan masyarakat umum tentang tragedi kemanusiaan di Palestina

Lebih dari itu, sekalian Sound for Humanity itu menggalam donasi melalui tiket dan barcode QRIS yang tercantum pada gelang setiap penoton. 

Acara ini dimulai pukul 14.00-22.00. Meski sempat diguyur hujan, penonton tetap antusias menikmati penampilan sejumlah band seperti The Cancuters, Voice of Baceprot (VOB), Kuburan, Hivi, sajian balada sufistik dari Panji Sakti, PSM, dan pembacaan puisi oleh budayawan, Hikmat Gumelar serta seniman dan "poetry-lover" Yeni Fatmawati. 

Yeni Fatmawati, Ketua Pelaksana Sound for Humanity mengatakan tujuan acara ini adalah untuk edukasi berbagai pihak tentang kejadian mengerikan di Palestina saat ini. 

Baca juga: KEREEN! Marsya Voice of Baceprot Asal Garut Masuk Daftar 100 Perempuan Berpengaruh di Dunia

"Ini sebetulnya kita ingin mengedukasi anak-anak muda, mahasiswa, dan masyarakt sekitar untuk memiliki rasa empati terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina,"

"Terkait donasi yang terkumpul, ini di dalam tiket ada Qris untuk donasi, jadi belum terkalkulasi berapa donasi yang masuk," 

"(Nanti donasi itu disalurkan via siapa?) Kita kerja sama dengan Yayasan Sadaqa Mulia, nanti Sadaqa yang akan menghantarkan ke Palestina," kata Yeni. 

Menurutnya, hingga sebelum konser digelar, sudah terjual sebanyak 2.500 tiket. Namun, pada hari Jumat pun ada penjualan tiket di lokasi konser, sehingga kemungkinan ditargetkan tiket terjual sebanyak 5.000 lembar. 

Dia mengatakan, musik dipilih sebagai wadah untuk menyebarkan empati kepada Palestina karena musik adalah bahasa yang universal. 

"Musik itu bahasa universal, kita berharap meski dengan konser, kita punya misi yang jelas dan kita mengedukasi anak-anak muda," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved