Rabu, 13 Mei 2026

26 Perempuan Penerbang Paralayang Ikut Tanding di West Java Paragliding Championship 2025

Sebanyak 26 perempuan penerbang paralayang menjadi bagian dari peserta West Java Paragliding Championship 2025 yang berlangsung di Kabupaten Sumedang

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Tribunjabar.id/Kiki Andriana
PARALAYANG - Suasana West Java Paragliding Championship 2025 di Bukit Batu Dua, di Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang, Senin (22/9/2025) siang.  

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Sebanyak 26 perempuan penerbang paralayang menjadi bagian dari peserta West Java Paragliding Championship 2025 yang berlangsung di Kabupaten Sumedang

Kejuaraan itu dimulai hari ini, Senin (22/9/2025). Sejumlah atlet telah bersiap untuk terbang dari Bukit Batu Dua, Kecamatan Cisitu, namun menunggu stabilitas angin meski cuaca cerah. 

Sebanyak 120 penerbang paraparalayang ikut kejuaraan ini. Kehadiran atlet perempuan menjadi warna tersendiri. 

"Ada 120 penerbang ii dari 18 negara, dan semua sudah siap untuk take off di Batu Dua. Mereka di antaranya dari Korea, Ceko, Jerman, China, Malaysia dan beberapa negara lainnya," 

"Pilot perempuan ada 26 sisanya sebanyak 94 orang adalah laki-laki," kata Kadisparbudpora Sumedang sekaligus Koordinator Lapangan, Nandang Suparman. 

Baca juga: Hari Ini Kejuaraan Paralayang di Sumedang Dimulai, Berikut Prediksi BMKG Soal Cuaca 

Menurut pantauan Tribunjabar.id, langit Batu Dua, di Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang, Senin (22/9/2025) sangat cerah. Awan-awan putih berarak di angkasa. Sinar matahari total panasnya. 

Tetapi, para penerbang paralayang belum bisa menjajal langit yang cerah itu dengan bentangan perasut mereka. Angin yang berembus belum ramah untuk terbang. Sebuah kain berwarna oranye di lokasi para penerbang berkumpul, yang menjadi penanda arah angin masih bergerak-gerak tidak terntu.

Angin yang tidak tentu, kurang baik untuk dicoba menjajal langit Sumedang. Para penerbang ini menunggu angin berembus dari arah depan di lokasi mereka akan take off.  

Hingga pukul 12.00, para penerbang belum melakukan penerbangan. Padahal dijadwalkan penerbangan dilakukan pada pukul 10.30. 

Terlihat para pilot menyiapkan dan mengatur parasut, dan memantau atau mengamati tekanan angin yang berhembus di sekitar Bukit Batu Dua.

"Saat ini belum take off dari Batu Dua, karena menungu angin yang bersahabat. Anginnya dari belakang, kita menunggu angin dari depan," kata Nandang Suparman.

Baca juga: 2 Pilot Paralayang Nyasar dan Mendarat di Stadion Ahmad Yani Sumedang, Disambut Sorak Suporter Bola

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved