Daftar 4 Daerah yang Masuk Sumedang Industriapolis Bagian dari Rebana, Ditawarkan ke Malaysia
Sumedang Industriapolis adalah menjadi bagian dari kawasan Rebana, klaster industri dan metropolitan baru di Jawa Barat.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Investor dari Malaysia dikenalkan kepada proyek megah Sumedang Industriapolis, sebuah kawasan industri baru di wilayah Buahdua, Ujungjaya, Tomo, dan Jatigede, Kabupaten Sumedang.
Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan investor yang sedang berkunjung ke "Kota Tahu" ini berlangsung pada Selasa (9/9/2025) di Gedung Negara Sumedang.
Kepada investor disampaikan bahwa Sumedang Industriapolis adalah menjadi bagian dari kawasan Rebana, klaster industri dan metropolitan baru di Jawa Barat.
Kawasan Rebana juga didukung dengan infrastruktur strategis nasional seperti Pelabuhan Internasional Patimban, Bandara Kertajati, jaringan jalan tol, dan kawasan industri melalui 13 Kawasan Peruntukan Industri.
Para pengusaha, pemilik saham dan Dewan Komisaris PT Asia Pelangi Remiten (Action Pay) Malaysia diterima Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gedung Negara.
“Pengusaha dari Malaysia berkunjung ke Sumedang dan kami membahas peluang investasi. Untuk menarik investor, Sumedang sudah mempunyai Perda tentang kemudahan investasi dan insentif termasuk regulasinya,” kata Bupati Dony.
Baca juga: SOSOK Helmy Yahya yang Ditunjuk Dedi Mulyadi Jadi Kepala BP Rebana, 5 Bulan Lalu Jadi Komisaris BJB
Baca juga: Daftar 7 Kabupaten/Kota di Jabar yang Akan Dikelola Helmy Yahya Setelah Resmi Dilantik
Bupati memaparkan Sumedang berada di kawasan Rebana yang sangat strategis dan sudah menyiapkan Sumedang Industrialpolis di Buahdua, Ujungjaya, Tomo dan Jatigede.
“Sangat strategis ke Bandara Kertajati hanya hitungan menit. Kepelabuhan Patimban Cirebon hanya satu jam. Ini akan menjadi pusat pertumbuhan Jawa Barat Sumedang, Majalengka, Subang, Cirebon, Kuningan dan Indramayu," jelasnya.
Secara geografis Sumedang dari Jakarta dangat dekat dari Bandung dekat ke Cirebon pun dekat. Sumedang masuk Bandung Metropolitan area masuk Cirebon area juga.
“Sumedang berada di koridor antara Bandung dan Cirebon dan ada akses tol yang menghubungkan," kata Dony.
Lahan Sumedang Industriapolis mencapai 1.000 hektare. “Kami sudah menyiapkan zonasi industrinya untuk manufaktur bisa, industri hijau seperti mobil listrik dan lainnya,” katanya.
Perwakilan pengusaha Malaysia, Pay Muslim Iskandar menyambut baik Sumedang telah memiliki Perda kemudahan investasi.
"Perda yang memudahkan investasi itu berita baik bagi kami pengusaha. Jangan sampai ada kendala-kendala,” katanya. (*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com Lainnya di Google News
| Di Balik Berdirinya MAN IC Sumedang, Ada Perjuangan Panjang Komisi III DPRD |
|
|---|
| Pelayanan Paspor di MPP Sumedang Kini Jadi Dua Kali Sepekan |
|
|---|
| Cara Cek Nama Anda Masuk Penerima BPNT Tahap II Mei 2026, Bisa di HP |
|
|---|
| Libur Panjang Akhir Pekan Ini, Mulai Lusa Tanggal Merah |
|
|---|
| 3 Sekolah di Tasikmalaya Resmi Jadi Sekolah Maung Jabar, Ini Daftar dan Persiapannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Peta-Sumedang.jpg)