Kamis, 28 Mei 2026

Sidang Terbuka Senat Institut Kesehatan Rajawali Dalam Rangka Wisuda Gelombang I Tahun 2026

Institut Kesehatan Rajawali (IKes Rajawali) menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat Institut Kesehatan Rajawali dalam rangka wisuda.

Tayang:
istimewa
SIDANG TERBUKA - Institut Kesehatan Rajawali (IKes Rajawali) menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat Institut Kesehatan Rajawali dalam rangka wisuda 
Ringkasan Berita:
  • IKes Rajawali mewisuda 604 lulusan dari 7 program studi pada Wisuda Gelombang I Tahun 2026 di Bandung.
  • Kampus meraih akreditasi Unggul BAN-PT, dengan tingkat kelulusan uji kompetensi mencapai 97-100 persen.
  • Alumni IKes Rajawali banyak terserap kerja di dalam dan luar negeri, seperti Jepang, Australia, Jerman, dan Arab Saudi.

TRIBUNPRIANGAN.COM - BANDUNG - Institut Kesehatan Rajawali (IKes Rajawali) menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat Institut Kesehatan Rajawali dalam rangka wisuda program studi Profesi Ners wisuda ke-22, D IV Teknologi Laboratorium Medik wisuda ke-10, D III Teknologi Laboratorium Medik wisuda ke- 16, Profesi Bidan wisuda ke-8, Sarjana Kebidanan ke- 9, Sarjana Keperawatan ke-24, yang berlangsung di Hotel Harris, festival citylink Kota Bandung.

“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari Senin Tanggal 25 Mei 2026 yang berbahagia dapat melaksanakan Sidang Terbuka Senat Institut Kesehatan Rajawali dalam rangka Wisuda Gelombang I Tahun 2026 dengan penuh khidmat.

Dr. Tonika Tohri, S.Kp.,M.Kes. Rektor Institut Kesehatan Rajawali
REKTOR - Dr. Tonika Tohri, S.Kp.,M.Kes. Rektor Institut Kesehatan Rajawali

Dengan penuh rasa bangga, saya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para wisudawan dan wisudawati juga kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan yang luar biasa selama pendidikan ini, baik dukungan moral, materi, dan doa tanpa henti. Keberhasilan hari ini adalah buah kerja sama, kesabaran, dan pengorbanan Bersama”, Ucap Rektor Dr. Tonika Tohri, S.Kp.,M.Kes.

Pada wisuda periode Bulan Mei Gelombang I TA 2025/2026, Institut Kesehatan Rajawali meluluskan sebanyak 604 wisudawan yang tersebar di 7 program studi.

Dr. Lukman, S.T., M.Hum. Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten
KEPALA LLDIKTI - Dr. Lukman, S.T., M.Hum. Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten

Diantaranya Program Studi Profesi Ners, 160 wisudawan, Program Studi Sarjana Keperawatan, 299 wisudawan, Program Studi Profesi Bidan, 36 wisudawan, Program Studi Sarjana Kebidanan, 75 wisudawan, Program Studi Diploma IV Teknologi Laboratorium Medik, 26 wisudawan, Program Studi Diploma III Teknologi Laboratorium Medik, 8 wisudawan.

Pada kesempatan ini juga Yayasan melalui Badan Pengawas Harian dr. Wahyu Purwaganda, M.Sc.  menyampaikan capaian Institut Kesehatan Rajawali saat ini antara lain:

  1. Institut Kesehatan Rajawali telah meraih peringkat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). 
  2. Program Studi Sarjana Keperawatan, Program Studi Profesi Ners, dan Program Studi Sarjana Gizi telah meraih akreditasi Unggul dari Lam PT Kes, sedangkan 8 Program Studi lainnya saat ini menuju “Unggul”.
  3. Hasil Uji Kompetensi yang sangat membanggakan dengan rerata kelulusan 97-100 persen dalam setiap periode penyelenggaraan Uji Kompetensi, baik Ners, Bidan, maupun TLM.
  4. Melalui program Rajawali Student Leadership Program dan Community Engagement Project, mahasiswa dibina untuk mengembangkan karakter kepemimpinan, integritas, kemampuan kolaboratif, serta sensitivitas sosial yang tinggi terhadap berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat. Selain itu, aktivitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen bersama mahasiswa terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berbagai karya ilmiah telah dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi SINTA maupun jurnal internasional bereputasi. Institut Kesehatan Rajawali juga berkomitmen untuk mengoptimalkan hilirisasi hasil penelitian agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi layanan kesehatan, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
  5. Tingginya tingkat serapan lulusan dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah kelulusan. Para alumni tidak hanya berkiprah di berbagai institusi pelayanan kesehatan dan industri di dalam negeri, tetapi juga telah dipercaya untuk bekerja di berbagai negara, antara lain Jepang, Australia, Jerman, dan Arab Saudi. Capaian ini menjadi indikator kualitas lulusan yang mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja global, memiliki kompetensi profesional yang unggul, serta adaptif terhadap perkembangan pelayanan kesehatan internasional.
  6. Institut Kesehatan Rajawali secara berkelanjutan mengembangkan jejaring kerja sama nasional dan internasional yang strategis. Kemitraan tersebut diarahkan untuk memperkokoh tata kelola institusi, meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta mendukung pengembangan mobilitas akademik, pertukaran pengetahuan, dan joint research bersama berbagai institusi pendidikan dan rumah sakit mitra di dalam maupun luar negeri. 

Pada kesempatan wisuda kali ini ucapan selamat berdatangan dari beberapa mitra kerjasama khususnya dari lembaga pendidikan luar negeri atas pencapai mahasiswa lulusan dari Institut Kesehatan Rajawali diantara lain: MAHSA University Malaysia. Universiti Teknologi MARA Malaysia, UCMI University of Lincoln Malaysia, BCN Nakhon Si Thammarat Thailand, PBRI Thailand, Suratthani Rajabhat University, Rhodes International College Thailand, Institute of Business and Management Australia, Management and Science University Malaysia, Lincoln University College Malaysia.

Sambutan wisuda kali ini juga dihadiri kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Bapak Dr. Lukman, S.T., M.Hum.

Beliau menyampaikan “Masa depan Perawat dan pentingnya Ilmu Keperawatan, seiring dengann peningkatan usia harapan hidup, kebutuhan akan layanan kesehatan juga meningkat pesat. Peluang berkarir dikancah global amatlah kuat dengan kualitas Pendidikan keperawatan di Indonesia yang semakin diakui. 

Peran perawat bukan hanya di rumah sakit, tapi juga di Puskesmas, Panti jompo, perusahaan bidang kesehatandan lembaga pendidikan. Perawat juga dapat berperan yang lebih besar dalam promosi Kesehatan, pencegahan penyakit, dan manajemn kasus di Komunitas, spesialisasi perawat, akan semakin dibutuhkan dan dihargai.

“ Profesional, Integritas, Netral, Transformatif, Adaptif, Realistis”. Semoga ilmu dan pengalaman yang Saudara peroleh selama menempuh pendidikan di Institut Kesehatan Rajawali menjadi bekal berharga dalam menapaki masa depan. Percayalah, setiap langkah kecil yang Saudara ambil dengan niat baik akan membawa perubahan besar bagi dunia kesehatan Indonesia”.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved