Rabu, 27 Mei 2026

Nelayan Batukaras Pangandaran Menjerit, 5 Bulan Laut Sepi Ikan, Pulang Melaut Tanpa Hasil

Raut wajah nelayan di Pantai Batukaras, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, tampak muram dalam beberapa bulan terakhir. 

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Padna
NELAYAN SEPI IKAN - Suasana di pelabuhan PPI Cikidang Pangandaran beberapa Minggu ini pada Mei 2026. Raut wajah nelayan di Pantai Batukaras, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, tampak muram dalam beberapa bulan terakhir.  

Ringkasan Berita:

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Raut wajah nelayan di Pantai Batukaras, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, tampak muram dalam beberapa bulan terakhir. 

Laut yang biasa menjadi sumber penghidupan, kini seolah enggan memberikan hasil tangkap bagi para pencari ikan tradisional.

Sudah ada sekitar empat hingga lima bulan terakhir, hasil tangkapan ikan di perairan Batukaras disebut mengalami penurunan. 

Kondisi itu membuat para nelayan harus menanggung kerugian karena biaya operasional melaut tidak sebanding dengan hasil yang didapat.

Ketua Rukun Nelayan Batukaras, Ujang Warman, mengaku para nelayan kini semakin kesulitan mendapatkan ikan di laut. 

Bahkan, tidak sedikit nelayan yang pulang dengan tangan kosong setelah sehari semalam berada di tengah laut.

"Sekarang sedang tidak ada ikan. Saya juga sehari semalam melaut tidak dapat apa-apa," ujar Ujang dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Senin (25/5/2026) siang.

Baca juga: Sosok Yahya, Dosen di Pangandaran Sukses Jual Tanaman Hias hingga Jepang, Omzet Rp1 Juta per Hari

Menurut Ujang, nelayan tetap harus mengeluarkan biaya operasional untuk membeli bahan bakar minyak (BBM), bekal makanan, hingga kebutuhan lainnya sebelum melaut. Namun saat kembali ke daratan, hasil tangkapan kerap nihil.

"Jadi operasional keluar, BBM keluar, tapi pulang tidak membawa apa-apa," ucapnya dengan nada lirih.

Kalaupun ada hasil tangkapan, jumlahnya sangat sedikit dan jauh dari harapan para nelayan. Dalam satu kali melaut, terkadang hanya memperoleh satu hingga dua kilogram ikan.

"Ya paling satu sampai dua kilogram memang dapat, tapi itu sangat tidak sesuai dengan harapan," ucap Ujang.

Kondisi itu membuat sebagian nelayan mulai kesulitan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Karena, penghasilan harian yang biasanya diperoleh dari hasil laut kini nyaris tidak ada.

Ujang mengatakan, kondisi hasil tangkapan di perairan Batukaras berbeda dengan wilayah Pantai Pangandaran. Menurut dia, di wilayah itu nelayan masih bisa memperoleh hasil lain seperti udang kecil.

"Kalau di Pangandaran kan dilegalkan untuk nelayan jaring arad. Jadi walaupun ikan tidak ada, masih banyak dapat udang kecil," ujarnya.

Meski demikian, Ia menegaskan bahwa secara umum kondisi hasil tangkapan nelayan di Batukaras memang sedang sangat sepi."Sangat sepi, ini sudah mau menginjak lima bulan," kata Ujang. (*)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved