Kisah Ilham, Seorang Pelajar dari Pangandaran yang Menekuni Dunia Wayang Sejak Kecil
Di saat sebagian remaja menghabiskan waktu dengan gawai dan permainan modern, Muhamad Ilham Alfarizi (17) justru tenggelam dalam dunia wayang golek
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:Di saat sebagian remaja menghabiskan waktu dengan gawai dan permainan modern, Muhamad Ilham Alfarizi (17) justru tenggelam dalam dunia wayang golek
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Di saat sebagian remaja menghabiskan waktu dengan gawai dan permainan modern, Muhamad Ilham Alfarizi (17) justru tenggelam dalam dunia wayang golek.
Jemari kecilnya sejak dulu akrab memainkan boneka kayu di atas gebog atau batang pisang, diiringi alunan gamelan yang menghidupkan suasana.
Siswa kelas XI IPS SMAN 1 Parigi itu memilih wayang golek bukan sekadar hobi, melainkan bagian dari hidupnya.
Di sebuah ranggon saung sederhana berdinding anyaman bambu dan beralaskan papan kayu, Ilham menghabiskan waktu untuk belajar mendalang sekaligus membuat wayang.
Ranggon itu dibangun sang ayah, Yadi Suryadi (49), sebagai bentuk dukungan terhadap bakat anaknya.
Baca juga: Bupati Pangandaran Tampil Nyentrik di Acara Milangkala Tatar Sunda di Bandung
"Awalnya saya hanya ingin mengenalkan wayang agar tetap lestari. Ternyata Ilham sangat suka. Waktu TK sampai SD, wayang itu sering dibawanya," ujar Yadi kepada Tribun melalui WhatsApp, Rabu (20/5/2026) pagi.
Kecintaan Ilham terhadap wayang bermula sejak usia tiga tahun, ketika sang ayah memberinya wayang tokoh Batara Rama.
Tokoh ksatria bijaksana dalam kisah Ramayana itu menjadi wayang pertama yang dimiliki Ilham sekaligus awal perjalanan panjangnya mengenal seni tradisi Sunda.
Seiring waktu, rasa penasaran Ilham semakin besar. Ia rajin menonton pertunjukan wayang golek di berbagai tempat.
Dari situ, ia dipertemukan dengan maestro wayang golek Pangandaran, Dalang Enju atau Abah Enju (70), seniman asal Desa Bojong Kecamatan Parigi yang dikenal sebagai tokoh budaya Sunda.
"Abah sangat senang masih ada anak seusia Ilham yang mencintai wayang golek. Bahkan sekarang sangat jarang anak muda yang mau belajar wayang," ucapnya.
Pertemuan itu menjadi titik penting bagi Ilham. Ia mulai belajar teknik mendalang hingga proses pembuatan wayang golek secara langsung dari sang maestro.
Meski pertunjukan wayang kerap selesai dini hari, semangat Ilham tak pernah surut. Ia tetap datang ke sekolah tepat waktu tanpa mengabaikan kewajibannya sebagai pelajar.
| Gempa Sukabumi Kembali Guncang Rabu Jelang Subuh, BMKG Catat 5 Kali Gempa Sehari Sebelumnya |
|
|---|
| Gempa M3,2 Guncang Pangandaran Malam Ini, Setelah Sukabumi Digoyang 3 Kali Sehari |
|
|---|
| Bupati Pangandaran Tampil Nyentrik di Acara Milangkala Tatar Sunda di Bandung |
|
|---|
| BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Hujan Lebat di Priangan hingga Pangandaran Malam Ini |
|
|---|
| Gempa Sukabumi Kembali Terjadi Malam Ini, Guncangan Terasa di Nagrak, BMKG Catat Sudah 3 Kali Sehari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pelajartekuniwayangyangyang.jpg)