Polemik Pilkadus di Pangandaran
Curhatan Dian di Pangandaran: Raih Nilai Tertinggi Tes Kadus Tapi Gagal Dilantik
Padahal, hasil tes perekrutan calon perangkat desa yang dilaksanakan pada 22 April 2026 sudah diumumkan dan ditandatangani tim fasilitasi penjaringan
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Kini, pemilihan kepala dusun dijadwalkan berlangsung pada Minggu 17 Mei 2026. Namun Dian menegaskan dirinya tidak akan mengikuti proses itu karena merasa sudah sah dinyatakan lolos seleksi sebelumnya.
Ia pun mempertanyakan dasar hukum pelaksanaan pemilihan tersebut, termasuk kemunculan peraturan desa yang dinilai mendadak.
"Masa buat Perdes dadakan. Saya jelas tidak ikut pemilihan karena berpegang teguh pada aturan sebelumnya," kata Dian.
Di tengah polemik yang terjadi, Dian berharap pemerintah desa tetap berpegang pada aturan yang telah ditetapkan sejak awal dan tidak mengubah keputusan secara sepihak.
"Sebagai kepala desa harus menegakkan aturan yang lurus, jangan berat sebelah," ucapnya.
Sementara Kepala Desa Bangunkarya, Yaya Suryana, rancangan Perdes terkait mekanisme pemilihan kepala dusun disusun bersama BPD dan berdasarkan arahan Dinsos PMD Kabupaten Pangandaran.
"Perdes tidak perlu dibuat lama-lama kalau kondisi mendesak seperti ini. Bahannya juga sudah ada," ucap Yaya. (*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/hasil-perekrutan-atau-penjaringan-tes-menjadi-kepala-dusun-di-pangandaran-1.jpg)