Pemkab Pangandaran Siapkan Operasi Pasar Murah Bersubsidi Jelang Idulfitri
Menjelang hari raya IdulFitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran berencana menggelar Operasi Pasar Murah Bersubsidi (OPADI)
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Menjelang hari raya IdulFitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran berencana menggelar Operasi Pasar Murah Bersubsidi (OPADI) untuk membantu masyarakat
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Menjelang hari raya IdulFitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran berencana menggelar Operasi Pasar Murah Bersubsidi (OPADI) untuk membantu masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran, Supendi, mengatakan seluruh barang yang akan dijual dalam operasi pasar murah itu merupakan bantuan subsidi dari Pemerintah Provinsi.
Menurutnya, program operasi pasar bersubsidi ini sebenarnya rutin dilaksanakan setiap tahun sebanyak tiga hingga empat kali.
"Sebetulnya setiap tahun ada, biasanya dilaksanakan tiga sampai empat kali dalam satu tahun," ujar Supendi kepada Tribun melalui WhatsApp, Kamis (5/3/2026) siang.
Kegiatan tersebut biasanya digelar pada momen-momen tertentu, seperti menjelang Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta saat harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan yang signifikan.
Baca juga: Ngabuburit di Pantai Pangandaran: Berburu Takjil Mulai dari Pindang Gunung hingga Juice Honje
"Misalnya saat harga beras atau minyak goreng sedang naik cukup tinggi, biasanya ada operasi pasar dari cadangan OPADI," katanya.
Dalam satu kali pelaksanaan, operasi pasar bersubsidi ini biasanya diselenggarakan di lima dari sepuluh kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran.
Besaran subsidi yang diberikan kepada masyarakat bisa mencapai sekitar 50 persen dari harga pasar. Bahkan, pada pelaksanaan menjelang Nataru sebelumnya, subsidi sempat mencapai hingga 60 persen.
"Contoh, jika harga daging sapi di pasaran Rp 100 ribu per kilogram, maka dalam operasi pasar bisa dijual sekitar Rp 50 ribu per kilogram," ucap Supendi.
Adapun sejumlah komoditas yang biasanya dijual dalam operasi pasar itu antara lain beras kemasan 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 hingga 2 kilogram, serta tepung terigu 1 kilogram.
Meski demikian, Ia mengaku pihaknya belum dapat memastikan jadwal pasti pelaksanaan operasi pasar bersubsidi tersebut.
Namun, kegiatan itu diperkirakan digelar pada pertengahan Ramadan."Semoga program ini bisa membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.(*)
| DPRD Kota Banjar Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan Perda hingga LKPJ Wali Kota 2025 |
|
|---|
| Buntut Viral Menu MBG Basi, SPPG Banjarharja Pangandaran Hentikan Sementara Pengiriman ke 2 Desa |
|
|---|
| Jemaah Haji Pangandaran Tak Perlu Khawatir, Jika Rute Berubah karena Perang Tak Ada Biaya Tambahan |
|
|---|
| 5 Tempat Makan Seafood Enak dan Murah di Pangandaran, Cocok Ajak Keluarga! |
|
|---|
| Bikin Resah Warga, Pria Paruh Baya di Pangandaran Ngaku Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Operasi-Pasar-Murah43256.jpg)