Pendidikan Karakter, Peserta Didik di SMPN 6 Padaherang Pangandaran Panen Kangkung
Suasana berbeda terlihat di halaman SMPN 6 Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Rabu (18/2/2026).
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Siswa-guru SMPN 6 Padaherang panen kangkung di halaman sekolah.
- Tanam di lahan, polibag, dan botol bekas; juga ada padi sebagai edukasi.
- Program ketahanan pangan & pendidikan karakter: kemandirian, peduli lingkungan, gotong royong.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN – Suasana berbeda terlihat di halaman SMPN 6 Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Rabu (18/2/2026).
Sejumlah guru bersama siswa dan siswi kompak melakukan panen kangkung yang ditanam di halaman sekolah itu. Tanaman kangkung itu terlihat tumbuh hijau subur.
Tak hanya ditanam secara konvensional, sebagian tanaman pun dibudidayakan menggunakan polibag dan botol bekas.
Polibag dan botol bekas berisi tanaman kangkung itu disusun rapi di pagar sekolah hasil kreativitas siswa-siswi SMP.
Baca juga: Tebing Tinggi 10 Meter Longsor, Tutup Jalan di Langkaplancar Pangandaran, 1 Rumah Terancam
Kepala SMP Negeri 6 Padaherang, Islah Hadiansah, menyampaikan menanam dan memanen tanaman kangkung ini bertujuan menanamkan nilai kemandirian, kepedulian lingkungan, serta semangat gotong royong kepada para siswa.
"Di sini, siswa belajar langsung bagaimana proses menanam, merawat hingga memanen. Ini bukan hanya soal hasil, tapi proses pembelajaran berbasis karakter," ujar Islah kepada sejumlah wartawan di halaman SMP Negeri 6 Padaherang, Rabu siang.
Selain tanaman kangkung, di halaman sekolah tersebut juga terdapat tanaman padi yang tumbuh menghijau layaknya di area persawahan.
"Adanya tanaman padi di lingkungan sekolah juga menjadi pemandangan unik sekaligus sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal tanaman pangan pokok secara lebih dekat," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, menyatakan, bahwa semua yang dilakukan para peserta didik merupakan bagian program ketahanan pangan dan pendidikan karakter melesat.
"Jadi, para peserta didik belajar cara bertani mulai menanam bibit jagung, kangkung, dan lainnya serta langsung praktik di lapangan," ucap Soleh.
Tentu, ini merupakan bagian dari satu upaya satuan pendidikan dalam mendukung edukasi berbasis lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan sejak dini.
"Kami dari dinas pendidikan berharap peserta didik bisa memanfaatkan lahan yang ada di sekitar lingkungan sekolah," ujarnya. (*)
Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di: Google News
| Dampak Konflik di Timur Tengah, PKB Minta Para Kader Menjaga Persatuan Termasuk di Pangandaran |
|
|---|
| Warga Padaherang Pangandaran Gotong Royong Patungan Perbaiki Jalan Rusak |
|
|---|
| Pengguna Pertamina Dex di Pangandaran Kaget dengan Adanya Lonjakan Harga |
|
|---|
| Dadang Solihat Tutup Usia, Keluarga Besar Diskominfo Pangandaran Ucapkan Belasungkawa |
|
|---|
| Rina Sa’adah Soroti Dampak Konflik Global terhadap Petani, Nelayan dan UMKM Termasuk di Pangandaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/panen-kangkung-siswa-pangandaran-1.jpg)