Tebing Tinggi 10 Meter Longsor, Tutup Jalan di Langkaplancar Pangandaran, 1 Rumah Terancam
Kembali terjadi, tebing setinggi kurang lebih 10 meter di jalur jalan Langkaplancar, RT 05/02 Dusun Cibeureum, Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Tebing dengan tinggi sekitar 10 meter di Langkaplancar, Pangandaran, longsor usai hujan 4 jam.
- Material tanah merah tutup total jalan; akses sempat lumpuh.
- 1 rumah (3 jiwa) terdampak; tak ada korban, warga diimbau waspada.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN – Kembali terjadi, tebing setinggi kurang lebih 10 meter di jalur jalan Langkaplancar, RT 05/02 Dusun Cibeureum, Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, mengalami longsor.
Peristiwa yang terjadi Senin (16/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB itu dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah di Kecamatan Langkaplancar selama kurang lebih empat jam.
Akibat longsor, material yang didominasi tanah merah menutup seluruh badan jalan utama di Langkaplancar.
Sehingga, kendaraan roda empat termasuk sepeda motor dari dua arah tidak dapat melintas. Namun tak lama alat berat berupa eksavator langsung diterjunkan untuk menyingkirkan material longsoran itu.
Baca juga: 2 Bencana Longsor di Pangandaran Terjadi Dalam Sepekan Terakhir, Badan Jalan Tertutup
Ketua Relawan Tagana Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, menyebut bahwa longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Kecamatan Langkaplancar sejak siang hari.
"Karena debit air yang tinggi menyebabkan tebing di pinggir jalan tidak mampu menahan beban tanah dan akhirnya runtuh, menimbun jalan akses utama warga," ujar Nana kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Rabu (18/2/2026) siang.
Akibat longsor, sebanyak satu rumah yang dihuni satu kepala keluarga yang terdiri dari tiga jiwa ikut terdampak.
Kebetulan, rumah satu warga itu berada di atas titik longsor dan sebelumnya terancam longsor ketika terjadi hujan deras.
"Jadi, jarak pondasi rumah warga itu diperkirakan hanya sekitar tiga meter dari bibir tebing longsor," katanya.
Sementara untuk material longsoran yang menutupi akses jalan, kini sudah disingkirkan secara gotong royong.
"Proses evakuasi, kita dibantu oleh satu unit alat berat eksavator untuk mempercepat pembukaan akses jalan. Alhamdulillah, kini untuk akses jalan bisa kembali normal," ucap Nana.
Nana pun bersyukur, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana longsor tersebut. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
"Karena, di lokasi itu kondisi tanahnya masih labil dan berpotensi longsor susulan jika curah hujan tinggi," ujarnya. (*)
Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di: Google News
| DPRD Kota Banjar Gelar Rapat Paripurna, Bahas Perubahan Perda hingga LKPJ Wali Kota 2025 |
|
|---|
| Buntut Viral Menu MBG Basi, SPPG Banjarharja Pangandaran Hentikan Sementara Pengiriman ke 2 Desa |
|
|---|
| Jemaah Haji Pangandaran Tak Perlu Khawatir, Jika Rute Berubah karena Perang Tak Ada Biaya Tambahan |
|
|---|
| 5 Tempat Makan Seafood Enak dan Murah di Pangandaran, Cocok Ajak Keluarga! |
|
|---|
| Bikin Resah Warga, Pria Paruh Baya di Pangandaran Ngaku Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/tebing-longsor-langkaplancar-pangandaran-18022026-1.jpg)