Kamis, 23 April 2026

Angin Kencang Terjang Pangandaran, 10 Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon

Tiupan angin kencang yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) menyebabkan bencana pohon tumbang di sejumlah wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
istimewa
ILUSTRASI Pohon Kelapa tumbang menimpa rumah di wilayah Dusun Cihideung Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran pada Sabtu (24/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Angin kencang tumbangkan pohon di Pangandaran
  • Sedikitnya 10 rumah rusak, Kalipucang paling terdampak
  • Tak ada korban jiwa, angin berlangsung 11.00–15.00 WIB

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Tiupan angin kencang yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) menyebabkan bencana pohon tumbang di sejumlah wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan parah terhadap sedikitnya 10 rumah milik warga.

Dari data Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, pohon tumbang terjadi di beberapa Kecamatan di antaranya, Sidamulih, Padaherang, dan Kalipucang. 

Kecamatan Kalipucang tercatat sebagai wilayah yang paling terdampak di Kabupaten Pangandaran.

"Di Kecamatan Kalipucang ada lima rumah atau lima kepala keluarga yang terdampak, tepatnya di Desa Ciparakan. Kondisinya rusak ringan hingga sedang," ujar Nana Suryana Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Selasa (27/1/2026) pagi.

Baca juga: Jangan Bingung, Begini Skema Pencairan Bansos Januari 2026 untuk Warga Kabupaten Pangandaran

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Saat angin kencang melanda, sebagian besar warga diketahui sedang berada di dalam rumah.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan tidak ada yang terluka, hanya kerusakan bangunan rumah saja," ucapnya.

Mayoritas pohon yang tumbang dan menimpa rumah warga merupakan pohon kelapa dan pohon petai. Pohon-pohon itu merusak bagian dinding serta atap rumah warga.

Seorang warga Padaherang, Tahmo (49), mengatakan, angin kencang berhembus cukup lama, mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB.

"Anginnya cukup besar dan lama. Jadi lumayan horor juga, apalagi bagi warga yang rumahnya dekat dengan pepohonan tinggi, banyak yang ketakutan," kata Tahmo. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved