Akhir Tahun, Diskominfo Pangandaran Ingatkan Warga Soal Maraknya Penipuan Online
Diskominfo Kabupaten Pangandaran mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital yang marak muncul menjelang akhir tahun.
Selain hoaks terkait kebencanaan, penipuan online pun menjadi ancaman yang kian sering terjadi di masyarakat.
Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, menegaskan, saat ini banyak beredar aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal di media sosial.
Aplikasi tersebut kerap menawarkan kemudahan akses pinjaman, namun berujung pada penipuan dan jeratan utang bagi warga yang menjadi korban.
"Hati-hati modus penipuan online. Banyak aplikasi pinjaman uang di medsos yang ilegal, ujung-ujungnya penipuan," ujar Tonton melalui WhatsApp, Sabtu (6/12/2025) pagi.
Baca juga: Jelang Nataru 2026, Diskominfo Pangandaran Antisipasi Penyebaran Hoaks yang Bisa Rugikan Pariwisata
Selain pinjol ilegal, masyarakat pun perlu berhati-hati terhadap berbagai tautan mencurigakan, akun palsu, serta pesan yang meminta data pribadi.
Menurutnya, pelaku penipuan digital semakin kreatif dalam menyamarkan aksinya. "Artinya, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan," katanya.
Dia pun mendorong warga Pangandaran untuk menggunakan teknologi dan internet secara positif dan produktif.
Menurutnya, pemanfaatan digital dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat jika digunakan dengan benar.
"Gunakan teknologi untuk kebaikan bagi diri, keluarga, dan orang lain. Internet aman, warga nyaman, desa maju," ucap Tonton.
Tonton pun mencontohkan, internet dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi wisata desa, mendukung pemasaran produk UMKM hingga mengakses layanan administrasi desa yang kini lebih cepat secara digital.
"Dengan pemanfaatan internet itu, tentu kita dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus menggerakkan ekonomi lokal," ujarnya. (*)
| Dampak Konflik di Timur Tengah, PKB Minta Para Kader Menjaga Persatuan Termasuk di Pangandaran |
|
|---|
| Warga Padaherang Pangandaran Gotong Royong Patungan Perbaiki Jalan Rusak |
|
|---|
| Pengguna Pertamina Dex di Pangandaran Kaget dengan Adanya Lonjakan Harga |
|
|---|
| Dadang Solihat Tutup Usia, Keluarga Besar Diskominfo Pangandaran Ucapkan Belasungkawa |
|
|---|
| Rina Sa’adah Soroti Dampak Konflik Global terhadap Petani, Nelayan dan UMKM Termasuk di Pangandaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-penipuan-Penipuan-online-berekstensi-APK.jpg)