Senin, 11 Mei 2026

Bupati Pangandaran Turunkan Satgas Evaluasi MBG Buntut Keracunan di Cigugur

Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, akan menurunkan tim satuan tugas (Satgas) untuk mengecek dan mengevaluasi langsung pelaksanaan program

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Tribunpriangan.com/Padna
BUPATI PANGANDARAN - Bupati Pangandaran Citra Pitriyami saat bicara tentang kasus keracunan makanan setelah selesai mengkonsumsi MBG. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, akan menurunkan tim satuan tugas (Satgas) untuk mengecek dan mengevaluasi langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan. 

Langkah ini diambil menyusul insiden keracunan yang dialami sejumlah siswa setelah mengkonsumsi MBG di Kecamatan Cigugur beberapa hari lalu.

"Mulai minggu ini, tim kita akan sering turun ke lapangan. Mau tidak mau, wayahna. Kita harus menjaga betul agar tidak terjadi hal- hal tidak diinginkan dalam program MBG ini," ujar Citra kepada sejumlah wartawan di Pangandaran, Sabtu (4/10/2025) pagi.

Sebelumnya, Pemkab Pangandaran telah membentuk Satgas Percepatan Program MBG untuk memastikan distribusi dan kualitas makanan berjalan sesuai standar. 

Kini, tim tersebut juga akan difokuskan untuk melakukan evaluasi menyeluruh termasuk di sekolah-sekolah penerima program MBG.

"Insyaallah dalam minggu ini saya akan keluarkan surat tugas untuk Satgas agar selalu berkoordinasi ke lapangan, termasuk ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi)."

"Ini untuk memastikan semua proses pengolahan dan distribusi makanan aman," katanya.

Meskipun memang, selama ini Ia mengaku belum menerima laporan yang jelas terkait proses pelaksanaan MBG, termasuk sistem koordinasi antarpihak. 

Hal ini menjadi satu sumber kebingungan dan kekhawatiran di tengah insiden yang terjadi."Saya sebenarnya tidak tahu betul proses MBG ini, karena tidak ada koordinasi. Itu yang bikin saya bingung," ucap Citra.

Namun, Citra menilai kasus keracunan bisa dicegah jika pengawasan internal di tingkat penyelenggara program lebih ketat dan profesional. 

Ia berharap, insiden yang terjadi di Cigugur menjadi pelajaran agar program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar tetap berjalan dengan aman.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved