Breaking News
Rabu, 13 Mei 2026

Perahu Nelayan di Pantai Pangandaran Tenggelam Dihantam Ombak Besar, ABK Selamat

Sebuah perahu nelayan di Pantai Pangandaran, Jawa Barat dilaporkan tenggelam setelah dihantam ombak besar

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Machmud Mubarok
istimewa dari Sakio
TENGGELAM - Evakuasi sebuah perahu nelayan di Pantai Pangandaran, Jawa Barat dilaporkan tenggelam setelah dihantam ombak besar saat melaut, Minggu (21/9) pagi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sebuah perahu nelayan di Pantai Pangandaran, Jawa Barat dilaporkan tenggelam setelah dihantam ombak besar saat melaut, Minggu (21/9) pagi. 

Meskipun perahu mengalami kerusakan akibat tenggelam, seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan.

Ketua Relawan SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, membenarkan adanya kecelakaan laut (laka laut) yang menimpa perahu nelayan milik Iwan Rasim. 

Peristiwa terjadi ketika perahu sedang menabur jaring di tengah laut.

"Ya, telah terjadi laka laut perahu keram (tenggelam). Saat itu, perahu sedang menabur jaring dan tiba-tiba dihantam ombak," ujar Sakio dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Minggu sore.

Beruntung, seluruh awak perahu termasuk Iwan Rasim berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat. SAR Barakuda bersama nelayan setempat sempat ke lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi.

"Kami menurunkan satu tim relawan untuk melakukan penyelamatan. Alhamdulillah, proses evakuasi berlangsung lancar dan seluruh ABK kondisi selamat," katanya.

Baca juga: 60 Perahu Nelayan di Pantai Jayanti Cianjur Rusak Dihajar Ombak Tinggi, BPBD Ingatkan Cuaca Ekstrwm

Baca juga: Tim Pencarian Berjibaku di Tengah Ganasnya Ombak Pantai Garut, Cari 2 Mahasiswa Ikopin

Sementara perahu yang tenggelam berhasil dievakuasi dan ditarik ke Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang Pangandaran, untuk proses penanganan lebih lanjut.

Ia mengimbau para nelayan agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut. 

"Apalagi saat memasuki musim pancaroba yang kadang memicu gelombang tinggi secara tiba-tiba," ucap Sakio. *

 

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved