Kamis, 21 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 22 Mei 2026: Meraih Cinta dan Ampunan di Bulan Zulhijjah

Naskah Khutbah Jumat 22 Mei 2026: Meraih Cinta dan Ampunan di Bulan Haram Zulhijjah

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Tribun Priangan/Aldi M Perdana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Khutbah Jumat 22 Mei 2026: Meraih Cinta dan Ampunan di Bulan Haram Zulhijjah. (Foto: Polres Tasikmalaya melaksanakan salat gaib untuk korban terdampak gempa bumi Cianjur di masjid At-Taqwa Mapolres Tasikmalaya pada Jumat (25/11/2022). 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Zulhijjah yang merupakan satu dari 4 Bulan Muharram, tengah berlangsung saat ini.

Menurut Al-Qodhi Abu Ya’la, ada dua alasan dan dua makna mengapa Allah Subhanahu Wa Ta’ala menamakannya bulan haram, yakni pada bulan itu diharamkan berbagai pembunuhan atau perbuatan keji lainnya, juga pada bulan itu pula diharamkan melakukan tindakan dan perbuatan haram.

Perintah ini lebih ditekankan dibandingkan pada bulan lainnya karena kemuliaan bulan tersebut. 

Sebaliknya, pada bulan haram, dianjurkan untuk lebih memperbanyak perbuatan baik dengan melakukan amalan dan ketaatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT Subhanahu Wa Ta’ala.

Sudah sepatutnya, menebar cinta di bulan haram adalah keniscayaan untuk keselamatan diri.  

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Renungan tentang Pergeseran Nilai dalam Kehidupan Modern

Selain itu, meniadakan kemaksiatan di bulan haram, serta dosa dan saling menyakiti di bulan haram, juga salah satu penekanan yang penting untuk selalu diingat.

Untuk itu, berikut ini salah satu naskah khutbah jumat yang berkaitan dengan menebar cinta di bulan haram, yang bisa digunakan pada penyampaian esok hari.

Khutbah I

الْحَمدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ الأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بنَاءً وَالشَّمْسَ سِرَاجًا وَ القَمَرَ مُنِيرًا، أَشْهَدُ ان لا اله الا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ الَّذِي اَرْسَلَ رَسُولَهُ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَاشْهَدُ ان مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ أَرْفَعُ البَرِيَّةِ قَدْ رَا شَهَادَةً مَنْ قَالَ لَهَا فَرَجَهُ مِنَ الخَطِيئَاتِ مَغْفُورًا الَّذِي تَقَلبَ مِنَ الصَّالِحَتِ وَأَنَا لَهُ ثَوَابًا وَاجُورًا اللهُم صَل وَسَلِمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يُحِبُّ الفُقَرَاء وَالمَسَاكِينَ وَرَحِمَ اليَتِيمَ وَأَطْفَالًا وَصَغِيرًا، سَيدِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاصْحَابِهِ وَمَنْ تَبْعَهُمْ
مَا تَعَاقَبَتْ الْأَوْقَاتُ وَالسَّاعَاتُ لَيْلًا ونَهَارًا، امَّا بَعْدُ : فَيَا عِبَادَى اللَّهِ أَوْصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ

Hadirin jemaah Jumat yang dirahmati Allah,

Di penghujung tahun Hijriah ini, marilah kita intropeksi terhadap keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, jika grafiknya mengalami penurunan maka naikkanlah dengan melaksanakan semua perintahNya dan menjauhi semua laranganNya tanpa terkecuali. Kita memang harus berusaha meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan, karena hidup di dunia ini begitu singkat dan tanpa terasa umur kita semakin bertambah, yang berarti semakin dekat kita akan menghadapNya. Tetap pertahankan dan terus tingkatkan keimanan dan ketakwaan karena hanya keduanya yang bisa kita bawa mati.

Hadirin jemaah Jumat yang dirahmati Allah,

Ketika seorang muslim ditanya, "Apakah anda mencintai Allah?" Jawaban pasti, ya. Seseorang mudah mengatakan cinta, akan tetapi untuk mewujudkan cintanya tidak semudah yang ia ucapkan. Ia butuh perjuangan dan pengorbanan yang tulus dan ikhlas, terlebih cinta kepada Allah, untuk meraihnya penuh liku, ujian dan cobaan. Di samping itu cinta kepada Allah yang agung itu, juga memiliki ukuran-ukuran tertentu dan aturan-aturan yang mesti dilakukan. Karena itu, kita jangan mudah tergoda setan, sehingga merasa mencintai Allah, padahal perilaku kita penuh dengan kemunafikan dan sering melanggar aturan-aturanNya.

Ada beberapa hal yang bisa kita jadikan tolok ukur sekaligus pertanda bahwa diri kita ini benar-benar mencintai Allah:

Pertama, tidak benci dan tidak takut mati,

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved