Rabu, 20 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 22 Mei 2026: 6 Cara Menyambut dan Menghidupkan Bulan Zulhijah

Naskah Khutbah Jumat 22 Mei 2026: 6 Cara Menyambut dan Menghidupkan Bulan Zulhijah

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Khutbah Jumat 22 Mei 2026: 6 Cara Menyambut dan Menghidupkan Bulan Zulhijah. (Foto: Jamaah memanjatkan doa seusai mengikuti Salat Jumat perdana di Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/12/2022). 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Awal Bulan Zulhijjah tengah berlangsung di 10 hari pertamanya.

Dalam bulan yang merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender hijriyah ini, Allah SWT secara khusus menyebut keutamaan sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah dalam Al-Qur’an, yang tertera dalam Surah Al-Fajr ayat 1-2, Allah berfirman: "Demi fajar, dan malam yang sepuluh." 

Mayoritas ulama tafsir, termasuk Ibnu Katsir dan Imam Al-Qurtubi, sepakat bahwa “malam yang sepuluh” yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. 

Ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan bulan Dzulhijjah menurut Allah SWT. 

Untuk itu, sudah sepatutnya sebagai umat Islam yang beriman, memahami keutamaan bulan Dzulhijjah adalah langkah penting agar kita tidak melewatkan momen-momen istimewa ini dengan sia-sia.

Topik dalam naskah khutbah jumat kali ini, akan membahas tentang keistimewaan 10 hari awal dan kiat seorang muslim dalam menghidupkan hari istimewa tersebut.

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Renungan tentang Pergeseran Nilai dalam Kehidupan Modern

Khutbah I

الْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُولِهِ الْـمُصْطَفَى، وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى. أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه، اَللَّــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَـيِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَـبِـيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيّ الْأُمِّـيِّ وَعَــلـٰى أَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسِلِّـمُ تَسْلِيْاً كَثِيْرًا أَمَّا بَعْدُ: فَيَا اَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ ,اُوْ صِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ

Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan Allah,

Pertama dan utama marilah kita bersyukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan berjuta-juta kenikmatan kepada kita sekalian, sehingga masih diberi kesempatan dan kekuatan untuk bisa melaksanakan shalat Jumat di masjid yang mulia ini.

Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam yang telah membimbing kita menuju dunia yang terang, yaitu addinul Islam. Semoga kita selalu mencintainya dan bershalawat kepadanya sehingga diakui sebagai umatnya yang mendapatkan syafaatnya di hari akhir nanti, amin.

Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan Allah,

Selaku khatib kami mengajak kepada hadirin sekalian dan diri kami pribadi, marilah kita selalu berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah dengan terus berusaha menjalankan seluruh perintahNya dan menjauhi semua laranganNya dengan cara yang diajarkanNya. Semoga Allah selalu memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita sehingga selalu dalam keimanan dan ketakwaan kepadaNya. Amin.

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Renungan tentang Pergeseran Nilai dalam Kehidupan Modern

Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan Allah,

Beberapa hari ke depan kita akan memasuki Dzulhijjah. Bulan itu merupakan bulan pengampunan Allah Subhanahu wa Ta'ala atas Nabi Adam 'alaihis salam karena memakan buah khuldi di surga. Bulan pengabulan doa Nabi Zakaria 'alaihissalam yang meminta untuk diberi keturunan. Bulan kelahiran Nabi Isa 'alaihissalam ke dunia. Dan bulan kelahiran Nabi Musa 'alaihis salam. Bulan di mana Allah Ta'ala memuliakannya dengan bersumpah atasnya,

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved