Ramadan 2026
Doa Akhir Ramadan 1447 H, Memohon Agar Bisa Dipertemukan Lagi dengan Puasa Berikutnya
Berikut Doa Akhir Ramadan 1447 H/2026, Memohon Doa Agar Bisa Dipertemukan Lagi dengan Puasa Berikutnya
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Machmud Mubarok
Ringkasan Berita:
- Hanya hitungah hari bulan Ramadan 1447 H akan segera berakhir.
- Hal ini membuat kaum muslimin terharu karena bulan istimewa ini akan segera berakhir.
- Apakah kita akan bisa kembali menemui bulan Ramadan di tahun depan atau tidak? Tidak bisa dipastikan, karena umur adalah rahasia Allah SWT.
- Maka itu, ada satu doa yang bisa umat Islam amalkan ketika di akhir Ramadan.
- Yang mana, doa tersebut langsung dari dari Nabi Muhammad SAW.
TRIBUNPRIANGAN.COM – Hanya hitungah hari bulan Ramadan 1447 H akan segera berakhir.
Hal ini membuat kaum muslimin terharu karena bulan istimewa ini akan segera berakhir.
Apakah kita akan bisa kembali menemui bulan Ramadan di tahun depan atau tidak? Tidak bisa dipastikan, karena umur adalah rahasia Allah SWT.
Maka itu, ada satu doa yang bisa umat Islam amalkan ketika di akhir Ramadan.
Yang mana, doa tersebut langsung dari dari Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Doa Harian 29 Ramadan 1447 H/19 Maret 2026: Doa Memohon Rahmat dan Taufik Selama Ramadan
Baca juga: Doa Hari ke-28 Ramadan 1447 H/18 Maret 2026: Memohon Penyempurnaan Ibadah
Doa Akhir Ramadan
Tribuners, Jabir bin Abdillah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW mengajarkan sebuah permohonan agar Ramadhan yang dijalani bukan merupakan kesempatan terakhir bagi seorang hamba.
Berikut adalah teks lengkap doa akhir Ramadhan Rasulullah SAW yang populer diamalkan:
اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَلاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا
Latin: Allahumma laa taj’alhu aakhiral ‘ahdi min shiyaamina iyyaahu, fa in ja’altahu faj’alnii marhuuman wa laa taj’alnii mahruuman.
Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau menetapkan (sebagai puasa terakhir), maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan janganlah Engkau jadikan aku orang yang malang (diharamkan dari rahmat-Mu)."
Doa ini mencerminkan kerinduan yang mendalam terhadap bulan penuh rahmat sekaligus ketundukan total kepada ketetapan ajal.
Dalam kitab Majmu’ Fatawa, Ibnu Taimiyah menekankan bahwa akhir dari sebuah amal (khatimah) sangat menentukan kualitas ibadah secara keseluruhan, sehingga doa ini menjadi sangat krusial dibaca pada hari-hari terakhir.
Baca juga: Doa Harian 28 Ramadan 1447 H/18 Maret 2026: Memohon Sempurnakan Setiap Ibadah di Bulan Ramadan
Baca juga: Doa Hari ke-27 Ramadan 1447 H/17 Maret 2026: Menanti Berkah Lailatul Qadar
Amalan di Akhir Bulan Ramadan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Berdoaa.jpg)