Naskah Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat 13 Maret 2026: 4 hal yang Melapangkan Hati
Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 13 Maret 2026 Bertemakan tentang 4 hal yang Melapangkan Hati
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: ferri amiril
TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, 4 hal utama yang melapangkan hati menurut ajaran Islam adalah memperbanyak tasbih, memuji Allah (tahmid), melaksanakan shalat (terutama di malam hari/tahajud), dan konsisten beribadah sepanjang hayat.
Amalan-amalan ini membantu menghilangkan kecemasan, mengikis sifat keras hati, serta mendatangkan ketenangan batin dalam menghadapi berbagai ujian hidup.
Berbicara perihal Jumat lusa nanti, tepatnya di hari Jumat tanggal 13 Maret 2026, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.
Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.
Khusus untuk khutbah pada Jumat lusa nanti, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber 13 Maret 2026 bertemakan "4 hal yang melapangkan hati"
Baca juga: 3 Naskah Singkat Khutbah Jumat Pertengahan Ramadan 1447 H dengan Berbagai Judul
Khutbah 1
اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم}، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِيمْ
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 16 Ramadan 1447 H/6 Maret 2026: Ramadan Hampir Berlalu Ibadah Jangan Cepat Layu
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah
Mengawali khutbah Jumat di siang hari bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, Khatib mengajak jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan diri kita, takwa dalam artian melaksanakan segala perintah Allah subhanahu wa ta’ala dan menjauhi segala larangan-Nya. Semoga dengan ketakwaan, Allah ta’ala menganugerahi kita dengan nikmat yang tak disangka datangnya dari mana, dan juga diberi solusi dari setiap problem kehidupan yang kita alami.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 16 Ramadan 1447 H/6 Maret 2026: Sungguh Berbahagialah Orang yang Bertakwa
Jamaah salat Jumat yang dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala
Di antara kenikmatan dan rezeki kita menjalani kehidupan di dunia ini adalah kelapangan hati. Dengan kelapangan hati, hidup kita terasa lebih tenang dan tidak risau, kita akan lebih mudah mensyukuri nikmat sekecil apa pun itu, interaksi sosial kita akan lebih terjaga dan stabil karena kelapangan hati menciptakan ketenangan dalam bersikap, bahkan kelapangan hati dapat menolong kita di kala kehilangan sehingga tidak berlarut-larut dalam kesedihan. Selain itu semua, sudah tentu, kelapangan hati membuat hubungan kita dengan Allah semakin baik.
Jamaah sekalian, berkenaan dengan kelapangan hati, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surat Al-Hijr ayat 97 sampai 99:
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ * فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُنْ مِنَ السَّاجِدِينَ * وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
Artinya, “Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat), dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).” (QS Al-Hijr: 97-99).
Mengenai ayat ini, Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam At-Tafsirul Munir menjelaskan bahwa ayat turun sebab Nabi saw merasa sempit hatinya sebab perkataan-perkataan buruk yang diucapkan oleh orang-orang musyrik dan juga penghinaan yang mereka lakukan. Allah menghimbau Nabi saw agar tidak berhenti dari menyebarkan risalah-Nya, kemudian Allah memerintahkan tawakal dan berserah diri kepada-Nya supaya dapat menghilangkan kecemasan dan kekhawatiran yang membuat hatinya menjadi sempit. Selain itu, Allah juga memerintahkan Nabi saw untuk bertasbih, memuji Allah (tahmid), banyak shalat dan bersujud hingga datang ajal menjemput. (Wahbah Al-Zuhaili, At-Tafsirul Munir, [Beirut, Darul Fikr Al-Mu’ashir], juz XIV, halaman 74).
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 6 Maret 2026: Hidupkan Ramadan dengan Al-Quran
Naskah Khutbah Jumat
khutbah Jumat
Salat Jumat
4 Hal yang Melapangkan Hati
Sayyidul Ayyam
Teks Khutbah Jumat
| Naskah Khutbah Jumat 16 Ramadan 1447 H/6 Maret 2026: Ramadan Hampir Berlalu Ibadah Jangan Cepat Layu |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 16 Ramadan 1447 H/6 Maret 2026: Sungguh Berbahagialah Orang yang Bertakwa |
|
|---|
| Naskah Singkat Khutbah Jumat 6 Maret 2026: Hidupkan Ramadan dengan Al-Quran |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 6 Maret 2026/16 Ramadan 1447 H: Kewajiban dan Pahala Ibadah di Bulan Ramadan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/contoh-materi-Khutbah-Jumat-untuk-Khatib-Sholat-Jumat-Berjamaah.jpg)