Rabu, 13 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026/ 9 Ramadan 1447 H: Kebaikan dan Hikmah Ramadan

Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026/ 9 Ramadan 1447 H: Kebaikan dan Hikmah Ramadan bagi Hamba

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Dokumentasi Tribun Kaltim
KHUTBAH JUMAT TERBARU - Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026/ 9 Ramadan 1447 H: Kebaikan dan Hikmah Ramadan bagi Hamba. (Foto: Shalat berjamaah di Masjid Agung At Taqwa Jln. Jenderal Sudirman Balikpapan). 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Ramadan telah sampai dengan beribu kebaikan yang dibawanya.

Sebagai bulan pengampun, yang didalamnya seluruh kebaikan diterima sekecil apapun, dan pelaku maksiat diberi kesempatan untuk bertaubat serta pasti akan diterima taubatnya ini, menjadi ganjaran terbesar umat muslim sebab harus adanya timbal balik yang selaras dengan penerimaan ibadah di sisi Allah pada momen tersebut.

Ini penting sebagai pengingat bagi tiap muslim yang menjalankan puasa, sebab ia bukan hanya sekedar menahan diri dari rasa lapar, tapi punya andil lain di sisi Tuhannya jika dia besungguh-sungguh.

Untuk itu, kali ini TribunPriangan ingin mengulas satu judul penting dalam penyampaian Khutbah Jumat di awal bulan puasa pada hari kedua Ramadan esok hari, dengan judul "Kebaikan dan Hikmah Ramadan bagi Hamba"

Kebaikan dan Hikmah Ramadan bagi Hamba

Khutbah I

اَلْحَمْدُ للهِ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ يَحْشُرُنَا فِي الْمَحْشَرِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْجَبَّارُ وَأَشْهَدُ اَنَّ حَبِيْبَنَا وَ نَبِيَّنّا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْاِنْسِ وَالْبَشَرِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالْعَصْرِۙ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتوَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026: Hikmah Menjaga Pahala Puasa di Bulan Mulia

Hadirin sidang Jumat yang berbahagia,

Allah Subhanahu wa Ta’ala mensyariatkan puasa Ramadhan adalah untuk kebaikan hamba-hamba-Nya, bukan untuk menyusahkan mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala menginginkan banyak kebaikan dari bulan Ramadhan.

Memang di sana ada sedikit mudharat berupa kelaparan dan kehausan. Akan tetapi mudharatnya dibandingkan dengan maslahatnya sungguh lebih besar kemaslahatannya yang bisa kita rasakan di bulan ramadhan. Kemaslahatan yang terbesar adalah untuk hati kita.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS. Al-Baqarah[2]: 183)

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tujuan puasa, yakni

لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

”… agar kamu bertakwa,”

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026: Ramadan sebagai Bulan Al-Quran

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved